by

PSDKU Aru dan Tiakur Wisudakan 76 Sarjana

Ambon, BKA- Universitas Pattimura (Unpatti) Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU Unpatti) di Kabupaten Kepulauan Aru dan Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), wisudakan 76 sarjana. Yakni jumlah sarjana yang diwisudakan di PSDKU Aru sebanyak 52 sarjana dan PSDKU Tiakur sebanyak 24 sarjana, Rabu (21/4).

Untuk 52 wisudawan PSDKU Arumerupakan wisudawan angkatan pertama yang telah dijadwalkan mengikuti wisuda gelombang kedua tanggal 21 April 2021. Diantaranya Prodi Ilmu Hukum sebanyak 20 wisudawan, Akuntansi 19 wisudawan, Penjas 12 wisudawan dan PGSD 2 wisudawan. Sedangkan dari 20 wisudawan Prodi Ilmu Hukum, 5 wisudawan diantaranya mengikuti wisuda di kampus utama Unpatti Ambon.

Sementara untuk 24 wisudawan PSDKU Tiakur, pelaksanaan wisuda itu dilakukan bersamaan dengan kegiatan rapat senat terbuka luar biasa sehat Unpatti Dis Natalis ke 58 periode April 2021. Yang berlangsung di gedung serbaguna Kabupaten MBD, dipimpin langsung Ketua Senat Unpatti, Prof. Dr. S. Nirahua, SH. M.Huh melalui vidkom.

Pantauan koran ini, untuk PSDKU Aru, acara wisuda tersebut berlangsung di Aula Cenderawasih Dobo, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru. Tampak hadir Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Muin Sogalrey, Sekretaris Senat Universitas Pattimura, Prof. Z. Notanubun, Mpd, Wakil Rektor III Bidang Kesiswaan dan Alumni, Dr. J. Madubun, M. Si, Ketua Pengelola PSDKU Aru, Prof. A. Watloly. M. Hum, Koordinator Pengelola PSDKU Aru, Dr. Th. Watuguly. M. Kes, Ketua Program Studi IV Prodi yang diwisudakan, Para Dosen dilingkup PSDKU Aru serta tamu undangan.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Muin Sogalrey dalam sambutannya mengatakan, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang handal, baik dari segi jumlah maupun mutu, adalah salah satu tantangan terbesar yang sementara dihadapi pihaknya saat ini. Dan bagaimana posisi masyarakat Aru kedepan sangat ditentukan oleh sejauh mana pihaknya mampu meningkatkan kualitas SDM sejak dini.
Dimana SDM Aru yang handal di masa mendatang, dapat dibayangkan sebagai rakyat yang sehat, cerdas, inovatif, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mampu memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya lainnya secara bijaksana, serta jelih melihat peluang dan merebut berbagai kesempatan sosial ekonomi yang tersedia.
“SDM yang kita cita-citakan itu haruslah teguh iman dan moral, demokratis, toleran, patuh pada hukum, bangga akan kebudayaan dan jati diri dan menjadi pelaku-pelaku pembangunan yang disegani dan diteladani masyarakat. Ya, walau jujur kita akui untuk mencapai SDM di Aru seperti yang kita cita-citakan itu, bukan perkara gampang yang bisa diselesaikan dalam satu dua hari. Sebaliknya, kita harus berupaya secara serius, terus menerus, tanpa henti dan tidak mengenal lelah. Karena sesungguhnya pendidikan, termasuk pendidikan tinggi, merupakan salah satu jalan yang harus kita perkuat demi mencapai cita-cita itu,” tutur Sogalrey

Dijelaskan, awal pembukaan PSDKU Unpatti di Kabupaten Kepulauan Aru, pihaknya berkomitmen akan terus berupaya untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berdaya saing, serta memberikan bekal untuk perwujudan masyarakat yang hidup dalam kemuliaan akhlak dan berpengelahuan yang luas. Termasuk menghadirkan pendidikan yang melahirkan SDM dengan keterampilan khusus, yang sesuai dengan tuntutan lapangan pekerjaan.

Hal itu dipertegas dalam MoU bersama Unpatti dalam upaya penyediaan sarana dan prasarana pembangunan kampus utama PSDKU yang sementara berjalan, fasilitas penunjang perkuliahan sementara, fasilitas untuk staf pengelola, serta ketersediaan dana sebesar Rp. 10 miliar di tahun ini.
“Hari ini (kemarin) saya mau bilang, bahwa Pemda akan selalu mendorong semua pihak yang bertanggung jawab, bagi
penyelenggaraan pelayanan pendidikan yang bermutu kepada seluruh rakyat di daerah ini. Untuk lebih memahami mengenai beratnya, sekaligus luhurnya, tanggung jawab yang saudara-saudara emban, khususnya guru besar dan para dosen di Unpatti. Sebab di pundak saudara-saudaralah terletak harapan besar tumbuhnya SDM di daerah yang kita cintai ini,” tandasnya.

Selain itu, kata Sogalrey wakili Pemda Aru dirinya berjanji akan memastikan semua sumber daya penunjang yang diperlukan PSDKU Aru, akan tersedia secara memadai. Sehingga para dosen dan pengurus bisa bekerja dengan baik.

Dirinya sangat percaya bahwa tugas dan tanggung jawab yang dijakankan oleh seluruh civitas akademika PSDKU Unpatti di Aru akan terus mencari relevansi antara ilmu pengetahuan yang dikembangkan dengan masalah-masalah kemanusiaan yang nyata dihadapi rakyat setiap hari, terutama di bumi Jargaria/Sarkwarisa.

“Saya mau ucapakan banyak terima kasih kepada Rektor Unpatti Ambon bersama seluruh jajarannya yang telah memberikan kontribusi dalam menopang proses pembangunan berkelanjutan. Terutama dalam bidang pendidikan yang telah tercantum dalam visi dan misi bersama, baik Pemda dan Unpatti,”pungkasnya

Semenntara untuk PSDKU Tiakur, Rektor Unpatti, Prof. Dr. Marthinus Johanes Saptenno, SH., M.Hum. dalam arahan singkatnya mengatakan, pelaksanaan wisuda oleh Unpatti tahun 2021 diharapakn dapat memajukan serta melahirkan generasi penerus bangsa. Hal ini tentu bertujuan untuk memajukan serta meningkatkan kualitas program studi di Maluku.

Dirinya pun menyampaikan apresiasi yang tinggi bagi pemerintah Kabupaten MBD, yang telah mendukung penyelenggaran wisuda ke dua mahasiswa PSDKU di Kota Tiakur setelah pelaksanaan wisuda Pertama pada Desember 2020 lalu.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati MBD yang diwakili oleh Staf Ahli Kantor Bupati Kabupaten MBD, J. Titirloloby menyampaikan, bahwa putra-putri terbaik asal MBD yang telah menyelesaikan studi serta diwisuda dapat menjadi harapan baru bangsa terkhususnya kabupaten MBD.

Dengan penyelenggaran wisuda ke dua ini, sebutnya, hadirnya SPDKU Unpatti di MBD menjadi solusi terbaik bagi masyarakat. Dimana sebagian anak-anak MBD tidak perlu merantau untuk menuntut ilmu ke perguruan tinggi. Bahkan bagi PNS yang ingin melanjutkan studi tidak perlu meninggalkan tugas ritinnya di kantor, sehingga memiliki manfaat positif bagi masyarakat MBD.
“Kami berharap SPDKU terus berkembang, sehingga pada saatnya dapat bertransformasi menjadi Universitas Kalwedo di Kabupaten MBD yang kita cintai, serta terima kasih juga buat rekan-rekan Forkopimda. Serta semua pihak yang telah memberikan kontribusinya dalam gerak maju tugas-tugas pemerintahan Kabupaten MBD,” pungkasnya.
Adapun ke 24 mahasiswa PSDKU Tiakur yang diwisudakan , diantaranya Program studi Hukum sebanyak 7 orang, Program studi Akuntansi sebanyak 5 orang, Program studi Bahasa Inggris 2 orang, Program studi Matematika 1 orang dan Program studi Peternakan sebanyak 9 orang. (WAL/GEM)

Comment