by

PTM Diaktifkan, Babinsa Siap Kawal Prokes di Sekolah

beritakotaambon.com – Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) telah diaktifkan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) sejak beberapa waktu lalu. Meski baru berjalan 50 persen di masa pandemi saat ini, Babinsa Koramil 1507-02/Saumlaki terus mengawal penerapan protokol kesehatan di sejumlah sekolah.

Hal ini dilakukan untuk menjaga dan mencegah terjadinya penyebaran virus terhadap siswa-siswi di sekolah.

Sertu Laurensius Ranggo, lewat rilisnya kepada media ini mengatakan, program pendidikan pada situasi pandemi Covid-19, menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi para guru dan murid.

“Proses belajar mengajar antara pendidik dan peserta didik yang semula dilakukan secara normal, kini tidak lagi dapat dilakukan karena harus bergantian. Interaksi langsung di ruang kelas antara guru dan murid pun harus dibatasi, untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ungkap Ranggo, Senin (22/11).

Menurutnya, pihaknya akan selalu memberikan himbauan pemakaian masker dan prokes lainnya. Serta akan berkoordinasi dengan pihak sekolah, untuk mengetahui kendala para guru dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Danrem Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kodim SBB

“Kami akan memberikan pendampingan saat guru memberikan materi belajar, agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan,” ujarnya

Salah satu Kepala Sekolah (Kepsek), Yahya Masrikat menuturkan, di masa pandemi yang kini telah memasuki PPKM Level 1, aktivitas belajar mengajar di sekolah belum sepenuhnya berjalan maksimal. Melainkan hanya dilakukan bergilir atau 50 persen dari jumlah siswa yang ada.

“Kami lakukan PTM ini secara bergantian dan dijadwal. Artinya kalau kita hitung dalam enam hari (per-minggu), seorang siswa hanya kebagian dua hari dalam PTM di ruang kelas ini. Karena untuk mencegah dan antisipasi penyebaran virus,” tuturnya.

Selain itu, tambah Yahya, di sekolahnya telah dilengkapi berbagai fasilitas penerapan protokol kesehatan yang memadai.

“Kami telah siapkan sarana cuci tangan untuk siswa di gerbang dan di depan ruang kelas. Agar siswa sebelum masuk mencuci tangan. Kemudian petugas (Satpam) memeriksa siswa untuk memakai masker dan melakukan tes suhu di pintu masuk,” jelasnya.

Baca juga: Angin Puting Beliung Hantam 15 Rumah Warga di KKT

Yahya juga menerangkan, dari jumlah keseluruhan siswanya di sekolah, baru sebagian menerima vaksinasi Covid-19. Namun, perketatan prokes harus tetap dilaksanakan agar siswa membiasakan diri selalu bersih, sehingga terbiasa hidup sehat di lingkungan. Baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.

“Menurut saya, hikmah dari wabah Covid-19 ini adalah, agar kita terbiasa selalu menjaga kebersihan kita sendiri dan menjaga lingkungan kita. Kita bersih sehingga kita sehat,” tutup Yahya (SAD)

Comment