by

PTM Perlu Kesiapan Semua Pihak

beritakotaambon.com – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa dilakukan dengan kesiapan semua pihak. Bukan hanya kesiapan sekolah, namun kesiapan siswa dan orangtua juga sangat penting.

Kepala SMA PGRI Ambon, R Mual, mengatakan, sekolah, siswa dan orangtua, harus bekerja sama untuk mendorong PTM agar bisa dilakukan. Tentu saja dengan berupaya mendukung program Pemerintah Kota Ambon, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Minimal Kota Ambon masuk zona kuning.

“Semua itu kembali lagi kepada kesadaran masyarakat untuk tetap ikuti protokol kesehatan yang ada. Jika anak siap, orangtua siap, pihak sekolah juga siap, maka tinggal menunggu intruksi pemerintah jika zona sudah semakin membaik,” terang Mual, Rabu (25/8).

Mual mengaku, Daring maupun Luring tidak efisien bagi siswa. Sehingga dia berharap, setelah siswa divaksin Covid-19, pemerintah bisa kembali pertimbangkan untuk proses belajar mengajar secara tatap muka.

“Bukan saja sekolah, tetapi orangtua dan siswa juga ingin tatap muka. Karena kita semua tahu, bahwa Daring dan Luring tidak sebaik tatap muka di sekolah,” jelasnya.

Untuk itu, SMA PGRI mendukung program vaksinasi untuk anak usia 12 tahun hingga 17 tahun.

Namun hingga saat ini, katanya, belum ada kepastian jadwal vaksinasi untuk SMA PGRI. Walau begitu, pihaknya telah melakukan pendataan siswa yang bersedia untuk divaksin.

“Memang belum ada jadwal untuk sekolah kita. Kami sementara merampungkan data siswa. Kita sudah adakan pertemuan dengan orangtua dan membagikan surat pernyataan bersedia vaksin. Hingga sekarang belum semua orangtua mengembalikan surat tersebut,” tutupnya. (BKA-1)

Comment