by

Punya Sabu, Tuhumury Dituntut Penjara 8 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU), S. Pentury, menuntut terdakwa Steby Tuhumury (38), dengan pidana penjara selama 8 tahun, pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Ambon, Jumat (4/6).

Terdakwa dituntut lantaran kepemilikan satu paket narkotika jenis sabu.

Sidang dengan agenda mendengar tuntutan JPU tersebut dipimpin majelis hakim, Lutfi, yang dibantu dua hakim anggota, serta dihadiri penasihat hukum terdakwa, Robert Lesnusa.

JPU menyatakan, perbuatan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana narkotika, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan pidana terhadap terdakwa, berupa pidana penjara selama 8 tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara, dengan denda Rp 800 juta, subsider 2 bulan penjara,” ungkap JPU.

Hal yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan yang meringankan, terdakwa sopan dalam persidangan.

JPU meminta, agar barang bukti berupa satu paket kecil berisi serbuk kristal bening diduga narkotika golongan 1 jenis sabu, dirampas untuk dimusnahkan.

Dalam dakwaan, JPU membeberkan, terdakwa ditangkap pada 8 Oktober 2020, di depan toko Oleh-Oleh, Belakang Soya. Saat ditangkap, ditemukan barang bukti 1 paket sabu dalam plastik lem bening, yang terdakwa simpan di dalam saku celana.

Penangkapan terhadap terdakwa, berawal saat ditangkapnya terdakwa William Peter Mairuhu (dakwaan terpisah) di depan Indomaret Tawiri. Berdasarkan introgasi tim terhadap terdakwa William Peter Mairuhu, diketahui bahwa dia mendapatkan paket sabu tersebut dari terdakwa Steby Tuhumury.

Setelah mendapatkan informasi dari terdakwa William Peter Mairuhu, pihak kepolisian menyuruh dia untuk kembali memesan sabu kepada terdakwa Stebi.

“Terdakwa Willem menyuruh terdakwa Stebi membawa paket sabu kepada terdakwa Willem, dan kemudian keduanya janjian bertemu di Belakang Soya, tepatnya di toko Oleh-Oleh,” beber JPU.

Sesampainya di lokasi yang sudah ditentukan, terdakwa Willem kemudian menunjukan terdakwa Steby kepada petugas kepolisian.

Saat itu juga, tim kepolisian langsung mendekati terdakwa. Terdakwa Stebi mengeluarkan paket sabu, yang langsung diikuti dengan proses penangkapan.(SAD)

Comment