by

Puskesmas Rawat Inap Dibangun di Tutukembong

beritakotaambon.com – Bupati Kepulauan Tanimbar (KKT), Petrus Fatlolon, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Ibu Joice Fatlolon/P, menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Puskesmas rawat inap tipe C desa Tutukembong, Kecamatan Nirunmas.

Selain akan dibangun Puskesmas rawat inap, rencananya juga akan dibangun rumah dinas tenaga kesehatan di lokasi itu.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, para pimpinan SKPD KKT, Ketua dan Anggota DPRD KKT, Forkopimcam Nirunmas, Ketua Majelis Jemaat GPM Tutukembong bersama perangkat pelayan, tokoh masyarakat dan tua adat.

Pembangunan Puskesmas Tutukembong bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan TA. 2021, sebesar Rp 9 miliar lebih.

Rinciannya, khusus pembangunan Puskesmas dengan anggaran sebesar Rp 7 milyar lebih. Sedangkan untuk pembangunan rumah dinas tenaga kesehatan, lebih dari Rp 500 juta. Belanja modal instalasi limbah Rp 600 juta, pengadaan air bersih Rp 180 juta lebih, dan pengadaan alat Puskesmas sebesar Rp 700 juta lebih.

Proses pembangunan akan dikerjakan selama 160 hari kalender, terhitung keluarnya Surat Perintah Kerja tanggal 9 Juni 2021 sampai dengan 5 Desember 2021, dengan masa pemeliharaan konstruksi selama 180 hari kalender.

Pembangunan tersebut bertujuan untuk memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat, serta bisa menampung kegiatan dan peralatan bagi pelaksanaan masing-masing fungsi secara menyeluruh, dalam keterpaduan yang optimal.

Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, memberikan apresiasi kepada Dinkes KKT maupun seluruh stekholder di Kecamatan Nirunmas, khususnya Kepala Desa Tutukembong bersama perangkatnya dan seluruh masyarakat Desa Tutukembong, yang turut menyukseskan proses peletakan batu pertama pembagunan Puskesmas rawat inap tipe C itu.

“Saya himbau buat semua kita, teristimewa camat, para kades di Kecamatan Nirunmas, serta seluruh masyarakat, untuk dapat mendukung Pemda KKT guna kelancaran pembangunan Puskesmas ini,” ujar Fatlolon.

Dia berharap, proses pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, mengingat waktu pekerjaan terbilang singkat. Sehingga dukungan masyarakat sangat diperlukan, agar Puskesmas tersebut bisa dimanfaatkan pada 2022 mendatang.

Selain itu, dia meminta semua pihak tidak menghambat proses pembangunan dengan melakukan sweri (sasi adat-red), mengingat waktu pembangunan sangat pendek. Jika itu terjadi, maka proses pembangunan akan berdampak pada masalah anggaran.

Baca juga: Fatlolon Hadiri Acara Peletakan Batu Penjuru Pastori Jemaat GPM Arma
Baca juga: Pempus Akan Survei Lokasi LNG

“Saya berharap, tidak ada masyarakat yang menghalangi proses pembangunan ini. Kalau itu terjadi, maka pihak Kemenkes akan menarik kembali anggaran yang sudah disediakan bagi kita. Pasti kita rugi dan tidak akan mendapat kesempatan kedua lagi,” harap Fatlolon.

Selain melakukan peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas, Bupati Kepulauan Tanimbar itu juga menyerahkan sejumlah dokumen kependudukan bagi masyarakat Desa Manglusi, serta Bantuan Perumahan Swadaya kepada Desa Waturu 7 unit, Desa Watmuri 3 unit dan Desa Tutukembong 3 unit, serta penyerahan kartu JKN KIS. (BTA/humas)

Comment