by

Putusan Kasasi Pattiasina Tetap Dua Tahun

Ambon, BKA- Mahkamah Agung (MA) RI tetap menghukum terdakwa Christoper Lourens Pattiasina alias Chiris, dengan pidana penjara selama dua Tahun, karena terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja.

Pemuda 21 Tahun, warga Batu Gantong Ganemo, Kecamatan Nusaniwe, ini dinyatakan bersalah melanggar pasal 127 ayat (1) undang-undang 35 tahun 2009.

Kuasa hukum terdakwa, Dominggus Huliselan mengatakan, putusan kasasi ini baru saja diterima pihaknya sebagai kuasa hukum dari terdakwa. Awalnya, terdakwa divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon dengan 4 tahun penjara. Karena tidak puas, kita ajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT).

“Putusan PT turun atas perkara terdakwa, ternyata banding turun dari empat tahun menjadi dua tahun. Karena JPU tidak puas, mereka kembali ajukan Kasasi. Dan hari ini, risalah pemberitahuan putusan kasasi kita sudah terima, dalam amar putusannya, MA kuatkan putusan PT dengan tetap menghukum terdakwa dua tahun penjara,” ungkap Huliselan di Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (16/12).

Sebelumnya, Mejelis hakim menjatuhkan hukumman penjara terhadap Christoper Lourens Pattiasina alias Chiris (22), empat tahun penjara atas kasus memiliki narkoba jenis ganja.

Pemuda yang berkediaman di Batu Gantong Gaenemo Kecamatan Nusaniwe kota Ambon itu, terbukti secara sah melakukan tindak pidana sebagimana diatur dan diancam dalam pidana Narkotika pasal 111 ayat (1) undang-undang 35 tahun 2009.

“Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa empat tahun dengan denda sebesar Rp.800 juta subsidier 4 bulan kurungan,” kata majelis hakim yang dipimpin Lucky R. Kalalo dibantu Hamzah Kailul dan Philip Panggalila dalam persidangan Pengadilan Negeri (PN ) Ambon, Selasa, 31 Maret 2020.

Dalam dakwaan JPU, saksi Unas Sopena (33) anggota polri, kejadian penangkapan kepada terdakwa Chiris pada Rabu 24 Juni 2019 sekitar pukul 22:00 wit bertepat di Varmasi atas Kecamatan Nusaniwe kota Ambon tepatnya di penginapan Viliandam, saat melakukan penangkapan saksi menemukan Narkotika jenis ganja di saku kiri celana terdakwa yang di gunakan saat itu.

Dijelaskan saksi, dia mendapat informasi dari cepu bahwa terdakwa memiliki narkotika jenis ganja, setelah itu saksi bersama rekannya Samali Pole melakukan mentoring terhadap terdakwa.

Saat melakukan penangkapan terhadap terdakwa ditemukan dua lipatan kertas nasi ukuran kecil yang masing-masing berisi bagian-bagian tumbuhan kering narkotika jenis ganja.

Kemudian terdakwa beserta barang bukti dibawa ke kantor Satres Naorkoba Polres Ambon guna diproses hukum. (SAD)

Comment