by

Ramadhan, Jamaah Dibatasi 50 Persen

Ambon, BKA- Sesuai Surat Edaran Mentri Agama (Menag) nomor 3 tahun 2021 tentang pelaksanaan kegiatan ibadah di tengah pandemi Covid-19, maka jamaah yang akan menjalankan sholat selama bulan suci ramadhan dibatasi 50 persen.

Hal ini diterapkan, karena kemungkinan akan berdampak bagi penurunan angka terkonfirmasi virus mematikan yang hingga kini masih mewabah di negeri ini.
“Jadi prinsipnya semua kegiatan keagamaan di bulan Ramadhan diwajibkan bagi semua umat Muslim yang menjalankannya. Itu harus 50 persen, ” ungkap Kabag Kesra Kota Ambon, Fenly Masawoy kepada wartawan, Selasa (13/4).

Bukan saja itu, kata dia, kegiatan buka puasa bersama yang kerap dilakukan selama Ramadhan, juuga harus menerapkan protokol kesehatan. Yang mana dalam sebuah ruangan hanya dapat melibatkan orang sebanyak 50 persen. Sehingga Covid-19 dapat ditekan.
“Harus 50 persen. Misalnya kalau ada yang ingin pakai gedung untuk melakukan batal bersama. Harus orangnya dibatasi 50 persen. Serta protokol kesehatan harus tetap dilakukan. Pakai masker, cuci tangan, hindari kerumunan, dan lain-lain, ” terangnya.

Menurut Fenly, pihaknya dalam hal tim Satuan Tugas (Satgas) percepatan dan penanganan Covid-19 Kota Ambon, juga akan memantau pelaksanaan sholat di bulan ramadhan seperti yang dilakukan selama ini.
“Kita Satgas juga akan laksanakan operasi yustisi seperti biasa di tempat ibadah maupun di mana saja. Jika begitu warga akan selalu sadar dengan penerapan protokol kesehatan ketika beraktivitas di dalam puasa,” ujarnya.

Dia juga berharap, dengan surat edaran yang telah dikeluarkan Pemerintah Pusat lewat Mentri agama Republik Indonesia ini, maka tidak mengurangi makna dalam bulan suci ramadhan di tahun ini. (IAN)

Comment