by

Ramadhan, Mekanisme Operasi Yustisi Berbeda

Ambon, BKA- Selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah (2021), mekanisme Operasi Yustisi yang kerap dilakukan tim Satua Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Ambon agak berbeda dari sebelumnya.
“Ramadhan ini mekanisme operasi yustisi berbeda pendekatannya. Seperti kita merelaksasi kewenangan operasi yustisi diberikan kepada camat, raja, lurah atau kades,” ungkap Koordinator Fasilitas Bidang Kerja, Satgas Covid-19 Ambon, Richard Luhukay, kepada wartawan, Rabu (21/4).
Intinya, sambung dia, pergerakan masyarakat dalam Ramadhan, akan dipantau secara langsung oleh masing-masing kades, lurah, raja hingga camat. Guna meminimalisir angka kasus Covid-19 di Kota Ambon.

“Nanti lurah atau camat dan lain-lain itu, akan melihat masyarakatnya. Terkait penerapan protokol kesehatan dalam bulan suci Ramadhan ini. Makanya lurah kades atau raja dan camat ini terus melakukan sosialisasi dari beberapa hari kemarin,” terangnya.

Sementara operasi yustisi yang dilakukan pemerintah kota lewat Satgas Covid-19, terang dia, akan dijalankan setiap hari. “Kalau kita sendiri di Pemerintahan Kota, yang jelas pasti melakukan operasi yustisi seperti biasa. Baik di Jalan Pattimura maupun kawasan lainnya,” jelas Kadispora Kota Ambon ini.

Luhukay mengaku, pihaknya akan lebih memfokuskan operasi yustisi di waktu sore hari, di tempat-tempat kuliner. Yang mana warga Muslim melakukan aktivitas berbelanja makanan berbuka puasa. “Salah satu contohnya di Batu Merah atau pasar,” bebernya.

Dikatakan, pihaknya juga telah berikan himbauan kepada para tokoh-tokoh agama untuk dapat memantau para jamaah yang akan melaksanakan shalat. “Himbauan itu kan terkait penerapan protokol kesehatan. Itu juga nantinya ditindaklanjuti tokoh-tokoh agama ke jamaahnya,” sebutnya.

Dia berharap, untuk memberantas Covid-19 di kota bertajuk Manise ini, masyarakat juga dapat mengambil peran. Dengan membantu pemerintah melalui penerapan protokol kesehatan. Sehingga Ambon dapat keluar dari zona orange menuju zona kuning atau zona hijau penyebaran Covid-19. (IAN)

Comment