by

Ramli Pimpin Upacara HUT RI Terakhir

beritakotaambon.com – Pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 tahun di Kabupaten Buru, masih dipimpin oleh Bupati Buru, Ramli Umasugi selaku Inspektur Upacara, di kantor Bupati Buru, Selasa (17/8).

Pelaksnaaan upacara ini, menjadi kali terakhir yang akan dipimpinnya sebagai bupati. Sebab, di tahun 2022 mendatang, kepemimpinan Ramli sebagai Bupati Buru bersama wakilnya, Amustopa Besan akan berakhir.

Pantauan BeritaKota Ambon, upacara pengibaran Bendera Merah Putih dimulai pukul 09.30 WIT, dengan jumlah anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebanyak 21 orang.

Kendati sempat hujan, proses pengibaran bendera tetap berjalan dengan baik dan penuh khidmat. Hal ini hampir sama dengan tahun lalu. Dimana upacara bendera juga dilakukan secara terbatas dan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Selain Ramli, Ketua DPRD Kabupaten Buru, M Rum Soplestuny hadir sebagai pembaca naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Turut hadir Sekda Buru, M Ilias Hamid, Kepala Kejari Buru, Muhtadi, Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja, Dandim 1506/Namlea, Letkol Arh Agus Guwandi, serta para petinggi dan tamu undangan lainnya.

Dalam arahanya, Ramli menyebutkan, hingga kini Indonesia, khususnya Kabupaten Buru masih menghadapi penyebaran virus Covid-19. Untuk menghentikan penyebaran virus tersebut, maka harus patuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Mari kita tetap mengikuti Prokes, yang telah ditetapkan Pemerintah. Supaya masyarakat dan negara kita tetap kuat ekonominya, masyarakat sehat dan semoga kita semua aman,” tegas Ramly.

Orang nomor satu di Kabupaten Buru ini, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat kabupaten penghasil Minyak Kayu Putih itu, karena telah mendukung dirinya dalam karir politik.

“Saya berterima kasih kepada masyarakat Kabupaten Buru, yang Alhamdulillah syukur, sudah lebih dari 20 tahun, bersama-sama dengan saya. Baik sebagai anggota DPRD, wakil bupati dan bupati dua periode,” ujar Ramly.

Menurut dia, tahun ini merupakan tahun terakhir dalam memimpin upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Kabupaten Buru. “Ini merupakan upacara 17 Agustus 2021, bagi saya itu yang terakhir dalam masa jabatan terakhir sebagai Bupati Kabupaten Buru,” cetusnya.

Ketua DPD II Partai Golkar Maluku ini menilai, setelah berakhir kepemimpinan, masyarakat Buru bisa memberikan harapan kepada Maluku, khususnya Kabupaten Buru agar dapat bertemu di momentum atau kesempatan yang lain. “Insya Allah kita ketemu di lain waktu dan lain momen, dalam kondisi yang mungkin lebih baik,” harapnya.

Setelah dilakukan prosesi Pengibaran Bendera Merah Putih, para pimpinan Forkopimda Kabupaten Buru mengikuti proses Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibraka Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, secara virtual dari aula Kantor Bupati dengan Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, pada pukul 10.15 WIT.

Selanjutnya, pada sore hari dilanjutkan dengan upacara Penurunan Bendera Merah Putih di halaman Kantor Bupati Buru. (MSR)

Comment