by

Ramly Lantik Pengurus DPD II Golkar Bursel

Ambon,Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Maluku, Ramly Ibrahim Umasugi resmi melantik dan mengukuhkan pengurus DPD II Golkar Kabupaten Buru Selatan (Bursel), di gedung Serbaguna Pemda Namrole, Bursel, Rabu (28/4).

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan SK Nomor: SKEP-04/DPD/GOLKAR-MAL/IV/2021, yang ditandatangani Ketua DPD I Golkar Maluku, Ramly Ibrahim Umasugi, dan Sekretaris DPD I, James Timesela.

Sesuai SK tersebut, Asriyadi Tomia dilantik sebagai Ketua DPD Partai Golkar dan Willem Lesnusa Sekretaris DPD II Partai Golkar di Bumi Bipolo untuk periode 2020-2025.
Selain Ramly Umasugi, dalam pelantikan dan pengambil sumpah tersebut juga dihadiri Sekretaris DPD I Provinsi Maluku, James Timisela, Kordiv Kepartaian, Boy Latuconsina, Anggota DPRD Provinsi Maluku, Gadis Siti Nadia Umasugi, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Bursel, Alfario Soumokil dan Ketua NU Kabupaten Bursel, Syahroel Pawa.

Asriyadi dilantik bersama pengurus lainnya, yang juga disaksikan sejumlah fungsionaris, kader dan simpatisan Partai Golkar di kabupaten itu. Selain itu, hadir pula para pimpinan partai Politik se-kabupaten Bursel, ketua OKP serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Ramly Umasugi menginginkan agar seluruh pengurus yang dilantik serta seluruh kader dan simpatisan bahkan organisasi sayap Partai Golkar, harus mampu mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Kabupaten Bursel.

“Selamat telah dilantiknya pengurus DPD II Partai Golkar Buru Selatan. Untuk yang diwacanakan di media soal Buru Selatan itu semua tidak benar, DPD Buru Selatan itu sah dibawah kepemimpinan Asriyadi Tomia itu hasil Musda. Dan gugatan terhadap hasil Musda Buru Selatan yang diajukan oleh beberapa orang itu telah ditolak oleh mahkamah partai,” sebut Ramly, kepada BeritaKota Ambon, di Pandopo Bupati Buru, Kota Namlea, Kamis (29/8)

Lanjutnya, dengan menyikapi kondisi Bursel saat ini dengan dinamika politiknya, maka cara memimpin Partai Golkar harus di instal ulang. Karena dalam berbagai momen politik Golkar, tidak pernah tampil sebagai pemenang di Kabupaten Buru Selatan.
“Maka dengan melihat performa Golkar di Buru Selatan belum maksimal, sehingga cara kepemimpinan di Buru Selatan harus di install ulang. Karena dalam momen-momen politik baik Pilkada, Pileg, Pilgub, dan Pilpres, Golkar tidak pernah menang,” ucap Ramly.
Dalam mewujudkan hal tersebut, Bupati Buru ini juga mengajak seluruh kader partai Golkar Maluku maupun Buru Selatan, agar mampu membangun kesadaran politik masyarakat. Sehingga semua yang menjadi target politik dapat terpenuhi.

“Golkar harus fleksibel dan pro kepada pembangunan dan pro kepada kesejahteraan rakyat dan kita harus mampu membangun kesadaran politik, membentuk kekuatan politik, dan membangun kesempatan politik. Serta ditambah kalau kita loyal, maka semua itu akan terwujud,” pesannya.

Bupati dua periode ini meminta pengurus, para kader maupun simpatisan Partai Golkar terus mensosialisasikan Partai Golkar. Agar di tahun 2024 nanti, Golkar bisa tampil sebagai pemenang dalam setiap hajatan politik. Selain itu, pengurus Partai Golkar Bursel yang dilantik bisa lebih
meningkatkan manajemen partai dan terus berusaha untuk menambah kursi di DPRD Kabupaten Bursel di tahun 2024 mendatang.
Ramly menyatakan, pemilu 2024 mendatang, merupakan momentum penting bagi kebangkitan Partai Golkar untuk menang, baik dalam pemilihan tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi. Karena itu merupakan siklus 20 tahun akan datang.

“Untuk memenangkan perjuangan ini, maka tentunya seluruh kader Partai Golkar harus memiliki strategi. Olehnya itu, Partai Golkar ini harus disosialisasikan secara masif dan insentif oleh seluruh kader dan juga memberikan kontribusi bagi kemenangan Partai Golkar di Indonesia. Contohnya di tahun 2024, Partai Golkar harus merebut kembali kemenangan di Pilpres, Pilgub, Pilbup dan Legislatif,” tuturnya.

Untuk itu, orang nomor satu di Buru itu meminta kepada seluruh kader Partai Golkar di Bumi Bipolo untuk memiliki akun-akun di media sosial. Sebab zaman telah berubah. Sejalan dengan perkembangan informasi dan teknologi telah merubah berbagai aspek dalam kehidupan.

“Oleh karena itu, para kader harus memiliki akun facebook, twitter, WhatsApp, instagram dan lain-lain, yang isinya menyebarluaskan berita-berita yang baik tentang Partai Golkar,” tandasnya.

Selain itu, Ia menginstruksikan agar semua pengurus Partai Golkar selalu mendukung pemerintah daerah dalam hal pembangunan demi kesejahteraan rakyat Buru Selatan. Tetapi jika ada hal-hal yang salah harus dikritik.

“Golkar itu tidak mengenal oposisi, dia lebih proporsional dan juga profesional dalam melihat jalannya pemerintahan. Kalau itu kebijakan dan program dari pada pemerintah daerah yang betul-betul pro rakyat dan untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat Golkar harus mendukung. Jadi semua harus mendukung Pemda demi kesejahteraan rakyat, tetapi jika ada kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai keinginan rakyat maka Golkar harus tampil dan mengkritik,” pungkasnya. (MSR)

Comment