by

Ramly Launching Website Pelayanan Kejari Buru

Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi melaunching website dan pelayanan publik Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru, di Kantor Kejari Buru, Kamis (6/5).

Pantauan koran ini, launching website tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh bupati dua periode ini, yang didampingi Kepala Kejari Buru, Muhtadi. Pelayanan publik secara online itu, sebagai wujud menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di lingkungan Kejari Buru.

Turut hadir Kepala Pengadilan Negeri (PN) Buru, H. Yogi Rachmawan, Sekda Kabupaten Buru, M Ilias Hamid, Sekda Kabupaten Buru Selatan, Iskandar Walla, Kepala Dinas Inspektorat Kabupaten Buru, Sugeng Widodo dan Praktisi Hukum, M. Taib Warhangan.
Dalam sambutannya, Ramly menyampaikan dukungannya terhadap program yang dibuat oleh kejaksaan saat ini, dalam bentuk pelayanan secara online.

“Saya mengapresiasi gagas dan ide dari pak Kajari untuk membentuk pelayanan website. Pelayanan terpadu satu pintu ini, yang muaranya untuk bagimana memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat Kabupaten Buru,” tandas Ramly.
Menurut dia, ini aplikasi tersebut dalam rangka membutuhkan berbagai kepastian, baik kepastian hukum, pelayanan dan lain sebagainya.

“Kami tentunya sangat mendukung pak Kajari. Jadi kita di Pemda ini insya Allah menunggu juga apa yang mau disampaikan oleh pak Kajari dan jajarannya, sehingga kesan ada sinergitas, ada kerja sama yang saling membantu,” tuturnya.

Dalam sisa masa jabatannya sebagai bupati di tahun 2022 mendatang, Dirinya meminta Kejari Buru agar memberikan masukan dalam pengelolaan keuangan dan program agar tidak berimplikasi hukum.

“Saya insya Allah kurang lebih 11 bulan lagi melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala daerah. Artinya 2022 masih ada kewenangan untuk menyusun anggaran. Tentunya kalau pun ada masukan-masukan, Inshaa Allah kita dapat membantu untuk memfasilitasi itu,” sebutnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan bangga bisa memberikan sambutan pertamanya di Kejari Buru.

“Terima kasih atas sebuah kehormatan ini. Selama menjadi bupati, baru pertama kali saya berbicara di dalam kantor kejaksaan. Ini sebuah kehormatan luar biasa. Inshaa Allah saya akan membantu semaksimal mungkin untuk kita bersinergi dan bisa berikan yang terbaik kepada masyarakat,” kuncinya.

Sementara itu, Kepala Kejari (Kajari) Buru, Muhtadi menjelaskan, saat ini di kejaksaan sudah bisa melayani masyarakat secara online, dengan enam jenis pelayanan. Yakni pelayanan hukum online, E-lapbu, laporan Tipikor, whistle blowing system, gratifikasi online serta E-survey. Yang mana seluruhnya bisa diakses melalui kejari-buru.kejaksaan.go.id.

“Pada hari ini (kemarin), kami dari Kejaksaan Negeri Buru berhasil melaunching website dan aplikasi pelayanan publik. Sebetulnya ini sudah diperjuangkan dari tahun lalu, namun tidak berhasil dalam rangka WBK WBBM. Salah satu

ketidakberhasilan itu adalah, karena kurang optimalnya pelayanan publik,” bebernya.
Dikatakan, salah satu bentuk dari pelayanan publik dengan adanya website. Ini salah satu komitmen kejaksaan dalam melayani masyarakat.

“Jadi website yang kita launching hari ini bukan sekedar sebuah website yang menampilkan berita-berita, tetapi juga disitu ada aplikasi pelayanan publik. Dimana masyarakat bisa menyampaikan pengaduan, bisa menyampaikan keluhan dan bisa menyampaikan apa saja,” imbuhnya.
Muhtadi menambahkan, masyarakat juga bisa memberikan saran maupun kritikan yang membangun demi penegakan hukum.

“Jadi siapa saja bisa bertanya secara online. Ada E-lapbu, jadi E-lapbu ini adalah laporan aduan masyarakat kekurangan pelayanan publik, kekurangan pelayanan kami. Jadi akan kami layani kalau alamatnya betul. Berikut laporan Tipikor, jadi orang tidak perlu datang lagi ke sini, datang boleh. Laporan Tipikor harus kami jawab nanti,” tutupnya. (MSR)

Comment