by

Rapat Evaluasi Kinerja Tim Covid-19 SBT

Ambon, BKA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) menggelar rapat evaluasi kinerja tim Covid-19 dalam melakukan pencegahan penyebaran virus corona, di Aula Pandopo Bupati SBT, Rabu (3/12).

Hadir pada rapat evakuasi tersebut, Pjs Bupati SBT Hadi Sulaiman, Asisten Satu Setda A.I.T Wokanubun, Kepala Kejari SBT Muhammad Ilham, Kepala Pengadilan Tinggi Dataran Hunimoa Purwanto S. Abdullah, Koramil Bula Lucky Hasan Patimuan, perwakilan Polres SBT, Plt Dinas Kesehatan Namira Kilwalaga dan Direktur RSUD Bula Linggar S, serta perwakilan tokoh masyarakat, hadir pada .

Pjs Bupati SBT Hadi Sulaiman, mengatakan, rapat tersebut dalam rangka mengevaluasi kinerja tim Covid-19 dalam melakukan pencegahan penyebaran virus corona.

Menurut Hadi, upaya yang dilakukan Tim Gugus Tugas Covid-19 SBT sangat maksimal, hingga mampu membawa SBT ke zona hijau. “Ini karena kerja keras tim,” ucap Hadi.

Untuk itu, dia meapresiasi kinerja TNI-Polri dalam mencegah penyebaran Covid-19 di kabupaten itu. Bahkan Hadi meminta, semua tim Covid-19 SBT melebur dengan TNI-Polri untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Pak Sekda selaku pelaksana harian tim Covid-19. Besok itu kita sudah mulai fungsikan kembali semuanya. Kita akan bersama-sama Polres SBT dan TNI untuk operasi bersama pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Maluku itu.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan, Namira Kilwalaga, dalam rapat itu meminta semua pintu masuk, baik jalur laut maupun darat untuk ditutup kembali. Karena, menurutnya, momentum Pilkada serentak 9 Desember nanti, banyak orang luar daerah SBT yang akan berkunjung.

“Saya meminta untuk jalur perhubungan ditutup kembali. Karena potensi masuk dari luar daerah itu cukup banyak. Selain itu, kita harus pikirkan dampak setelah Pilkada serentak 9 Desember nanti,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan SBT, saat menyampaikan pendapatnya di depan Pjs Bupati dan Forkopimda.

Selain itu, Direktur RSUD Bula, Linggar menyampaikan laporannya, sampai saat ini, di Kabupaten SBT sudah memiliki jumlah kasus positif Covid -9 sebanyak 43 orang. Pasien yang dirawat sampai saat ini sudah mencapai 122 orang. “Dan dari up-date terbaru, sampai dengan hari ini, SBT zona hijau,” ucapnya.

Lanjut Linggar, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, semua tim gugus tugas harus beroperasi di wilayah masing-masing. Untuk lebih difokuskan, pelayanannya di Puskesmas dan Pustu, terutama pada pelaksanaan Pilkada nanti.

“Ibu Plt (Dinas Kesehatan), sudah mengkoordinasikan dengan anggotanya, supaya tim kesehatan ini nanti siap berada di posisi lingkup kerjanya masing-masing,” tandasnya. (BKA-2)

Comment