by

Rapid Ditempat Diberlakukan Hingga Akhir Tahun

Ambon, BKA- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan memberlakukan rapid test ditempat bagi warga yang sengaja melanggar Protokol Kesehatan, terutama tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, hingga akhir 2020.

Langkah itu ditempuh Pemkot Ambon untuk mencegah timbulnya kluster baru penyebaran Covid-19, jelang dan saat perayaan Natal dan malam pergantian tahun.

“Menerapkan protokol kesehatan, kita harus mengambil langkah tegas. Paling tidak sampai akhir tahun ini,” tegas Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, kepada wartawan di Ambon, sabtu (19/12).

Dia mengatakan, sanksi tegas harus diberlakukan bagi para pelanggar, agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan. Apalagi Kota Ambon berada dalam pandemi Covid-19.

“Kita berada dalam posisi yang sangat sulit. Makanya harus ada tindakan tegas. Karena kita memang merupakan pusat pemerintahan di Provinsi Maluku,” ujarnya.

Dia mengaku, masyarakat yang beraktivitas di ibukota Provinsi Maluku itu bukan hanya warga Ambon, tapi juga ada warga dari kabupaten atau kota lainnya.

“Walaupun angka terkonfirmasi Kota Ambon menurun, tapi harus kita sadari, bahwa banyaknya warga yang datang dari kabupaten kota lain juga pasti berdampak. Makanya harus ada sanksi tegas,” sebutnya.

Politisi Golkar itu menambahkan, pelaksanaan rapid test ditempat bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di berbagai wilayah di Maluku.

“Agar siapapun yang keluar dari Kota Ambon, tidak membawa dampak akan virus ini ke daerah lain. Sebab kalau mau dilihat, masyarakat Kota Ambon juga ada yang merayakan Natal di luar daerah. Kita takutkan, mereka yang dari sini nanti membawa dampak bagi masyarakat lain di luar sana. Makanya kita tekan, agar jangan sampai itu terjadi,” pungkasnya.(BKA-1).

Comment