by

Ratusan Produk Kadaluwarsa di MBD Dimusnahkan

Ambon, BKA- Pasca pelaksanaan sidak beberapa waktu lalu, Tim Terpadu Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melakukan pemusnahan terhadap ratusan produk kadaluwarsa. Yakni dengan cara dibakar di halaman belakang kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (DisperindagKop) MBD, Jumat (23/4).

Asissten I Pemkab MBD, J.Titirloloby, saat membaca sambutan Bupati MBD mengatakan, bertepatan dengan bulan Ramadhan dan jelang hari raya Idul Fitri 1442 H, Pemerintah Kabupaten MBD telah berupaya untuk menjamin kebutuhan masyarakat dengan melaksanakan sidak gabungan, bagi produk makanan dan minuman serta produk-produk lainnya sejak Rabu (21/4) kemarin.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah, maka produk-produk yang telah disidak kemudian dimusnahkan. Guna menghindari terjadinya penyalahgunaan bagi produk yang telah disita oleh Tim Terpadu.

Dimana lanjutnya, pemerintah hadir di masyarakat untuk menjalankan tugas memberikan perlindungan kepada masyarakat. Salah satunya melalui pengawasan terhadap seluruh barang yang beredar di Indonesia, termasuk kabupaten MBD yaitu terkhususnya kepada barang kadaluwarsa.

“Saya atasnama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah membantu. Sehingga pelaksanaan kegiatan sidak barang rusak dan kadaluwarsa dapat berjalan dengan baik, dan hari ini (kemarin) kita dapat melaksanakan pemusnahan terhadap barang-barang tersebut,” tandasnya.

Bupati berharap, penjualan produk kadaluwarsa maupun rusak pada kemasan, tidak terulang lagi oleh para pengusaha yang berada di Pulau Moa secara khusus dan kabupaten MBD secara umum. Karena itu, Dinas IndagKop juga diharapkan, dapat meningkatkan tugas dan tanggung jawabnya dalam melakukan pengawasannya. Bukan hanya di Tiakur, tetapi juga di kecamatan-kecamatan lainnya.

Ketua Tim Terpadu, A.J. EZAUW, pada kesempatan yang sama mengungkapkan, kepada para pelaku usaha, apabila dalam tiga kali sidak ditemukan masih menjual barang-barang yang sudah kadaluwarsa, maka akan diberikan rekomendasi untuk dilakukan penyelidikan kepada penyidik kepolisian.

“Bagi pelaku usaha yang telah kedapatan menjual produk kadaluwarsa pada sidak kemarin, agar tidak mengulangi perbuatan tersebut. Karena pemerintah tidak main-main dalam persoalan ini, demi menjamin kesehatan dan keselamatan masyarakat MBD,” tegasnya. (GEM)

Comment