by

Rehab Masjid Nurul Huda Capai 60 Persen

Ambon, BKA- Proses rehab Masjid Nurul Huda yang dilakukan oleh masyarakat bersama Pemerintah Desa Kaki Air, Kecamatan Teluk Kaiely, sudah mencapai 60 persen.

Ketua Panitian Rehab Masjid Nurul Huda Desa Kaki Air, Thasrif Tinggapy, mengungkapkan, proses rehab masjid tersebut memang dilakukan secara total. Sehingga membutuhkan anggaran yang cukup besar.

Berdasarkan perhitungan yang dibuat oleh panitia, katanya, proses rehab masjid itu membutuhkan anggaran sekitar Rp 600 juta lebih.

Kebutuhan anggaran sebesar itu, akui Thasrif, membuat proses rehab masjid yang dilakukan sejak 2020 lalu itu hingga sekarang, berjalan cukup lambat.

Menurutnya, sumber anggaran yang didapat oleh panitia selama ini bersumber dari, swadaya masyrakat, anggaran reses Pemerintah Kabupaten Buru sebesar Rp 50 juta, serta hibah anggaran Dana Desa sebesar Rp104 juta.

“Uang dari pemda kemarin adalah uang reses Rp 50 juta. Selain dari uang pemda, ada juga uang dari swadaya masyarakat dan dari Desa juga. Kalau dari pemerintah desa itu ada 104 juta. Itu dari dana desa tahun anggaran 2020 yang lalu, ” terang Thasrif, kepada BeritaKota Ambon, Senin (12/4).

Namun dia optimis, proses rehab masjid tersebut dapat segera diselesaikan pada 2021 ini. Tapi itu pun tergantung anggaran yang dimiliki oleh panitia.

“Tentu saja kita punya harapan, khususnya panitia punya harapan, dalam waktu sesingkat-singkatnya atau di akhir tahun 2021 ini, renovasi masjid ini sudah bisa diselesaikan, ” pungkasnya. (MG-1).

Comment