by

Rektor Minta Lulusan Jangan Permalukan Unpatti

Ambon, BKA- Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Prof. Dr. M. J. Sapteno, meminta agar lulusan perguruan tinggi itu jangan mempermalukan Unpatti di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Sapteno pada acara rapat senat terbuka luar biasa dalam rangka wisuda sarjana, profesi, magister, doktor dan program studi di luar kampus utama Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya, periode II tahun 2020, yang digelar di Auditorium Unpatti Ambon, Selasa (15/12).

Maksud pernyataan rektor tersebut, yakni, agar para lulusan Unpatti Ambon harus berusaha jadi pelopor dalam menciptakan pekerjaan. Jangan hanya berharap untuk menjadi PNS.

Menurutnya, perolehan gelar sarjana hari ini (kemarin) merupakan awal dimulainya perjuangan menata masa depan yang lebih baik. Bahwa apa yang telah didapatkan selama bertahun-tahun di kampus tersebut, diharapkan dapat dijadikan sebagai bekal hidup dalam dunia kerja. Bukan sebaliknya, mempermalukan Unpatti ditengah-tengah masyarakat


“Hari ini, sebanyak 1.546 sudah dilulusan dan dilepaskan ke masyarakat. Dimana, pekerjaan besar setelah ini adalah bagaimana mendapatkan pekerjaan. Selama 5 sampai 7 tahun menuntut ilmu pengetahuan di kampus, merupakan bekal dalam rangka hidup layak dengan bekal dalam bermasyarakat. Untuk itu, harus tetap berinovasi agar bukan saja PNS yang menjadi target, tapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan baru. Itu yang diharapkan. Jangan mempermalukan Ibu asuh tercinta Unpatti. Tapi membanggakan dengan karya-karya yang berguna bagi masyarakat,” pesan Sapteno dalam sambutannnya.

Terangnya, setiap orang telah diberikan talenta oleh Tuhan untuk berkarya. Karena itu, harus dimanfaatkan secara baik. Sebab jika tidak, sama halnya dengan tidak menghargai ciptaan Tuhan.

Lanjutnya, berkarya lewat talenta yang diberikan oleh Tuhan maupun ilmu pengetahun yang selama ini ditekuni, tidak semudah yang dibayangkan. Diperlukan kesadaran yang sungguh, serta komitmen yang kuat. Hanya dengan itu, akan berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

“Saudara-saudari diharapkan membuat komitmen yang kuat. Karena semua kita punya talenta dan kharisma untuk berkarya. Jika tidak disadari, maka saudara tidak menghargai ciptaan Tuhan. Harus berusaha jadi pelopor dalam ciptakan pekerjaan. Jangan harapkan PNS. Ini berulang-ulang kali saya ingatkan. Dan jangan lupa koordinasi , jika sudah bekerja. Jangan lupa, bahwa unpatti adalah tempat saudara menempah ilmu dan ketrampilan. Semoga saudara-saudari mampu menjadi yang terbaik di tengah-tengah masyarakat.”tandas Sapteno.

Pada wisuda kali ini, terdapat sebanyak 1.546 wisudawan. Terdiri dari sarjana (S1) sebanyak 1.400 lulusan, Magister (S2) 102 lulusan, dan doktor (S3) sebanyak 5 lulusan. Dengan konsep wisuda drive thru, untuk mencegah penularan Covid 19 lingkungan kampus.(LAM)

Comment