by

Relokasi Pedagang Jadi Komitmen Pemkot

Ambon, BKA- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, telah komitmen untuk merelokasikan para pedagang yang lapaknya dibongkar untuk rencana revitalisasi Pasar Mardika menjadi pasar modern berlantai 4.

Sebab, jika proyek revitalisasi pasar tersebut dikerjakan, maka tidak ada satupun pedagang yang diizinkan melakukan aktivitas berjualan. Karena, akan menggangu pekerjaan pembangunan.

Hal ini kembali dipertegas pemerintah kota, karena ulah pedagang yang tidak mau direlokasi, pasca pembongkaran lapak pedagang di pasar Mardika Gedung Putih dan pasar Apung Mardika.

Para pedagang tersebut, justru lebih memilih berjualan menggunakan badan jalan. Sehingga membuat arus lalu-lintas di jalan Pantai Mardika itu menjadi sempit untuk dilalui.

Bahkan, Gedung Putih Mardika yang saat ini belum juga dibongkar, dijadikan sebagai alasan bagi para pedagang untuk tetap berjualan pada area tersebut.

Pedagang menilai, jika Gedung Putih berlantai tiga itu telah dibongkar, maka proses revitalisasi baru akan dijalankan.


Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, saat dikonfirmasi menilai, terkait relokasi para pedagang dimaksud akan tetap dilakukan. Namun, masih menunggu waktu yang tepat.
“Tetap itu akan kita laksanakan. Itu memang, itu dia membutuhkan waktu. Tapi kita akan terus melaksanakan, ” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon, Enrico Matitaputty menyebutkan, di mungkinkan pekan depan, tender proyek revitalisasi Gedung Putih akan masuk proses pelelangan.
Menurutnya, jadwal yang ditentukan untuk proses lelang Gedung Putih yang memakaan anggaran sebesar Rp 161 miliar itu, sesuai hasil koordinasi dengan Balai Cipta Karya Provinsi Maluku.

“Semua proses perencanaannya sudah final. Kita juga dengan Disperindag terkait fungsi-fungsi ruangnya sudah fix,” pungkasnya. (BKA-1)

Comment