by

Relokasi Pedagang Tanggung Jawab Disperindag

Ambon, BKA- Pasca dilakukan pembongkaran terhadap ratusan lapak pedagang di pasar Mardika dan pasar Apung, para pedagang masih menolak untuk direlokasi dan memilih badan jalan untuk berjualan hingga saat ini. Namun terkait relokasi, menjadi tangggung jawab penuh Disperindag Kota Ambon.

Hal ini disampaikan Kepala Satpol PP Kota Ambon, Josias Loppiesz, saat dikonfirmasi koran ini, akhir pekan kemarin. Dikatakan, pihaknya siap membackup Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Ambon untuk melakukan relokasi terhadap ratusan pedagang ke beberapa pasar yang telah disiapkan Pemerintah Kota.

Karena dengan menempati badan jalan, sambung dia, akan membuat arus lalu lintas di sekitar pasar tersebut macet dan sempit. Termasuk mempersulit proses revitalisasi pasar Mardika, yang direncanakan akan dilakukan dalam tahun ini.

Menurut Josias, yang bertanggung jawab penuh untuk proses relokasi pedagang adalah Disperindag Kota Ambon. Sehingga ketika Pol PP melakukan penertiban, maka hal tersebut dilakukan sesuai dengan perintah di lapangan.

“Jangan salahkan Pol-PP sendri lah. Indag yang bertanggung jawab penuhlah. Pol-PP tinggal bekap, mau minta TNI-Polri, Saya siap koordinasi,” terangnya.
Dituturkan, Kepala Disperindag Kota Ambon, Pieter Leuwol harus dapat mengambil kebijakan yang tegas, dan secepatnya berkoordinasi dengan Pol-PP.

“Untuk pimpinan Indag itu, bertindak dengan tegas. Kita mau ambil kebijakan seperti apa? Koordinasi dengan kita Pol-PP dan TNI-Polri, untuk kita bekap saja. Karena ini banyak pedagang,” sarannya.

Ia mengaku, dua hari pekan kemarin, pihaknya dengan tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon, telah menertibkan pedagang yang memakai badan jalan untuk berjualan. Bahkan sejak pihaknya bersama tim Satgas Covid-19 berikan penindakan, terlihat pedagang sudah mulai sadar. Sehingga tidak lagi menggunakan badan jalan sebagai lapak.

“Mereka (pedagang) itu harus pindah. Tapi sampai saat ini, mereka baru diperintahkan untuk buka jalan saja dulu. Pol-PP belum bertindak untuk pindahkan mereka,” sebutnya.

Dikatakan, untuk merelokasikan pedagang, pihaknya hanya menunggu koordinasi yang dilakukan oleh Disperindag dengan para pedagang. Dan jika telah sepakat, pihaknya siap untuk melakukan pendampingan untuk rencana relokasi.

“Nanti Indag punya kebijakan dengan mereka itu seperti apa ? Dan kalau memang Indag sudah himbau untuk pedagang segera pindah, maka kita sama-sama akan melakukan penindakan,” pungkas dia. (BKA-1)

Comment