by

Rencana Pembebasan Lahan Bangun Bak Air PDAM

TIAKUR-BKA, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD), berencana untuk meningkatkan lokasi pembangunan bak penampungan air bersih milik PDAM Tirta Kalwedo di Uhunan Ararma, Desa Werwaru, Kecamatan Moa.

Wakil Bupati MBD, Agustinus Kilikily, dalam rapat bersama PDAM Tirta Kalwedo dan Pemerintah Desa Werwari, di ruang rapat Kantor Bupati, Rabu (4/8), mengatakan, lahan yang sebelumnya dibebaskan oleh Pemerintah Provinsi Maluku bagi pembangunan bak penampung air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, belum mencukupi untuk membangun seluruh fasilitas penunjang lainnya. Sehingga penting dilakukan pengembangan lahan.

“Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, minimal lahan yang dibutuhkan sebesar 1 hektar. Sementara itu, untuk saat ini luas lahan yang digunakan oleh PDAM hanya sebesar 25 meter persegi. Sehingga membutuhkan penambahan lahan sebesar 75 meter persegi. Karena itu Pemda akan menganggarkan pembebasan lahan melalui APBD 2022,” kata Kilikily.

Baca juga: Camat Ajak Masyarakat Pasang Bendera Merah Putih

Pembebasan lahan tersebut, tambahnya, juga merupakan dampak dari aksi penyegelan yang dilakukan pemilik lahan, akibat tidak adanya retribusi dari pihak PDAM yang bertanggung jawab atas pengelolan air bersih tersebut.

Pada kesempatan itu juga, pemilik lahan, Sefanya Sairiltiata, mengatakan, tuntutan retribusi dari pengelolaan air bersih tidak terlepas dari upaya mensejahterakan rakyat.

Menurutnya, dalam pengelolaan air bersih tersebut tentu ada keuntungan yang didapat oleh PDAM. Sehingga diharapkan dari keuntungan tersebut, juga dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Werwaru.

Sairiltiata mengungkapkan, dirinya sempat menyurati PDAM Tirta Kalwedo untuk membagi retribusi sebesar 20 persen bagi pemilik lahan dan masyarakat Desa Werwaru, sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan masyarakat desa tersebut yang telah memberikan lahan air bagi kebutuhan seluruh masyarakat di ibukota kabupaten.

Baca juga: Disdukcapil Kemas Pelayanan Paradigma Humanis

“Kesepakatan kita untuk memberikan lahan air bagi Pemda guna memenuhi kebutuhan masyarakat, bukan semata-mata untuk mengejar keuntungan dari pembebasan lahan. Tetapi hal itu bertujuan agar adanya timbal balik dari Pemda, agar dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat demi meningkatkan kesejahtraan,” tegasnya.(GEM)

Comment