by

Restoran di Poka Terbakar

Ambon, BKA- Kasus kebakaran kembali terjadi di Kota Ambon, kali ini, satu unit bangunan rumah yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan ikan milik Restoran Sari Rasa, di jalan Ir M Putuhena Kelurahan Tihu,Poka, Kecamatan Teluk Ambon, dilahap api. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan diperkirakan pemilik restoran mengalami kerugian material berjumlah puluhan juta.

Kebakaran terjadi Selasa (26/1) sekitar pukul 14.00 WIT diduga disebabkan oleh arus pendek listrik.
Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Izack Letemia mengatakan, sesuai pengakuan saksi, Lukman, karyawan Restoran Sari Rasa, kebakaran diketahui setelah mendengar adanya suara ribut dari warga. Setelah dicek ternyata api mulai membesar pada tempat penyimpanan box ikan yang terletak pada bagian kiri restoran.

“Waktu kejadian saksi sementara tidur di mushola restoran, dia mendengar suara ribut dari warga setempat, setelah dicek ternyata tempat penyimpanan ikan terbakar,” jelas Kasubbag.
Melihat api yang membesar,saksi dan rekan rekannya bersama warga sekitar mencoba berusaha memadamkan api serta menghubungi pemadam kebakaran.


Tak lama kemudian 8 Unit mobil Pemadam Kebakaran milik Pemkot Ambon, dibantu satu unit mobil water canon milik Satuan Brimob Polda Maluku, tiba di TKP dan berusaha memadamkan api. Kurang lebih setengah jam atau pukul 15.00 WIT, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dikarenakan saat kejadian restoran dalam keadaan tutup, sehingga aktivitas di restoran sepi.

“ Kerugian yang dialami hanya kerugian materil berupa ludesnya satu unit rumah yang menyimpan 4 unit freezer ikan dan dua lemari es,” jelasnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon Edwin Pattikawa, kepada wartawan di lokasi kejadian menjelaskan, penyebab kebakaran diduga kuat akibat arus pendek listrik.

Menurutnya, pihak pemadam kebakaran sebelumnya telah memperingati pemilik agar tempat usahanya disediakan alat proteksi kebakaran, hanya saja himbauan tersebut tidak diindahkan.
“Penyebab hubungan arus pendek, sudah bisa teratasi dan tidak ada masalah. Yang jadi masalah pemilik tidak sediakan alat proteksi kebakaran yang memadai. Kita sudah pernah himbau, tapi tidak diikuti akhirnya seperti ini,” tukasnya. (SAD)

Comment