by

Revitalisasi Pasar Mardika Dipastikan Tahun Ini

beritakotaambon.com – Sempat molor beberapa kali, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy memastikan, rencana revitalisasi pasar Mardika akan tetap dilakukan di tahun ini. Menurutnya, pasar Mardika akan direvitalisasi menjadi pasar modern berlantai empat.

“Kan sudah disampaikan oleh pak Khalil, segera kita akan bangun kita punya pasar baru. Serta dilengkapi dengan lift, dan dilengkapi dengan eskalator. Seluruhnya lengkap,” kata Richard, kepada awak media, Sabtu (4/9).

Untuk lantai empat sendiri, sambung Richard, akan dijadikan sebagai tempat beristirahat para pembeli. “Dilantai empat itu dipakai untuk ruang terbuka umum, maupun tempat-tempat untuk nyanyi dan sebagainya. Sehingga kalau suami antar istrinya pergi belanja, dia bisa langsung naik ngopi di situ,” terangnya.

Hal senada juga telah disampaikan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku, Abdul Khalil Kastella, belum lama ini. Menurutnya, proses pelelangan yang sebelumnya ditangani kementerian melalui Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) sudah diselesaikan.

Baca juga: Pemkot Ambon Ajak Warga Bersih Lingkungan

“Sudah dilelangkan, dan kemungkinan besar itu di akhir bulan September (2021) sudah kita lakukan prosesnya seperti itu,” tandasnya.

Proyek tersebut, lanjut dia, akan ditangani Waskita Karya. “Karena ini proyek dengan anggaran diatas 100 miliar. Sehingga kami masih menunggu penetapan dari Pak Menteri, sambil kita menyiapkan prosedur-prosedur terkait dengan penetapan pemenangnya,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Litbang Kota Ambon, Enricho Matitaputty membeberkan, pemenang tender proyek ini, diumumkan langsung oleh pusat dan bukan menjadi kewenangan pemerintah kota (Pemkot).

“Pelelangan pasar itu sudah, sampai tanggal 23 itu sudah penetapan. Penetapan itu langsung dilakukan oleh Pak Menteri,” kata Enrico.

Sementara persiapan revitalisasi pasar, kata dia, pihaknya telah melakukannya dengan baik. Hingga dipastikan tidak akan ada lagi pemikiran waktu, seperti yang terjadi sebelumnya.

Disinggung jumlah perusahaan yang mendaftar mengikuti pelelangan, dan bocoran sedikit mengenai siapa yang memiliki potensi guna menjadi pemenang, Enrico enggan berkomentar lebih.

“Tidak tahu karena tu memang kewenangan dari balai jasa konstruksi, dan kita tidak monitor sampai ke tingkat siapa yang ikut, siapa yang lolos dan sebagainya,” tandasnya.

Baca juga: Pemkot Akan Bangun Kantor Baru Dinas Perpustakaan

Untuk proses pengerjaannya sendiri, tambah dia, tetap dengan menggunakan sistem multi years atau tahun jamak. Yang mana proses pengerjaannya dilaksanakan selama dua tahun.

“Rencananya itu, kita multi years. Untuk pengerjaan dari selesai penetapan sampai dengan Desember 2022,” pungkasnya. (IAN)

Comment