by

Revitalisasi Pasar Mardika Dirubah Empat Lantai

Ambon, BKA- Rencana revitalisasi pasar Mardika modern berlantai lima, kembali berubah menjadi empat lantai. Hal ini diakui sesuai hasil pembahasan antara Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon dengan Kementerian PUPR belum lama ini.

“Revitalisasi sekarang kita sementara proses untuk jadi. Dengan Kementerian PUPR sudah selesai. Perubahan-perubahan sudah dilakukan, dia (gedung) menjadi empat lantai ya bukan lima,” beber Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Enrico Matitaputty, saat dihubungi koran ini, Selasa (29/9).

Diakuinya, perubahan terhadap lantai bangunan hanya merupakan masalah teknis dan tidak ada kaitannya menyangkut anggaran.

“Klau misalnya kita pakai lima lantai, menurut pertimbangan teknis orang tidak akan naik ke lantai lima. Dan soal anggaran itu tidak ada masalah,” tuturnya.
Dia menyebutkan, pihaknya sementara berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon. Untuk nantinya, Disperindag bisa kembali melakukan presentasi ke Kementerian PUPR.

Setelah itu, lanjut Enrico, proses lelang proyek revitalisasi pasar tesebut bisa dijalankan. Dan untuk proses pelelangan akan dilakukan secara langsung oleh pihak Kementerian PUPR RI.

“Nanti dalam waktu dekat itu, kita akan presentasi di perdagangan terkait dengan fungsi-fungsi ruang. Setelah itu baru dilelang. Lelang itu sudah bukan di kita lagi, itu sudah di kementerian,” tutupnya.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafri Taihutu mengaku, belum membahas hal ini dengan dinas terkait, lantaran beberapa hari kemarin DPRD disibukan dengan paripurna penyerahan perda dan pembahasan APBD Perubahan 2020.

Menurutnya, dalam waktu dekat Komisi akan kembali mengundang Disperindag Kota Ambon selaku mitra untuk mempertanyakan rencana revitalisasi pasca dilakukan relokasi terhadap para pedagang Mardika yang terkena dampak revitalisasi.

“Dalam waktu dekat kita akan undang Disperindag, untuk kembali membahas rencana revitalisasi ini.Apalagi kan ada sejumlah pedagang yang menolak untuk direlokasi ke pasar Passo, hingga membuat akses jalan pantai Mardika tidak bisa dilalui angkot. Semuanya akan kita bahas dalam waktu dekat,” tandas Politisi PDIP ini.
(BKA-1/UPE)

Comment