by

Revitalisasi Pasar Mardika Tunda Awal 2021

Ambon, BKA- Proses revitalisasi pasar Mardika menjadi pasar modern berlantai 4 oleh Pemeritah Kota Ambon, dipastikan mulai dikerjakan di awal tahun 2021 nanti. Sementara proses lelang, diperkirakan akhir November ini dilaksanakan.

“Akhir bulan, akhir bulan november ini kita lelang. Kemudian proses lelang itu sekitar satu bulan. Lalu kemudian awal tahun itu sudah bisa jalan,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Enrico Matitaputty, kepada wartawan, akhir pekan kemarin.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, untuk kontrak kerja terhadap revitalisasi pasar Mardika tersebut bersifat multiyear. Dimana pelaksanaan pekerjaannya itu mengikat dana selama masa satu tahun anggaran. “Dia jalannya multiyears 2021-2022,” sebut Enrico.

Disinggung soal besaran anggaran yang nantinya digunakan untuk revitalisasi pasar Mardika, mantan Kepala BPBD Kota Ambon ini mengaku, total dana yang akan terpakai sebesar Rp 162 miliar.

“Total itu satu kali lelang dikontrakkan itu full. Karena itu multiyears jadi dia jamak ya,” tuturnya.
Dikatakan, untuk puing-puing lapak pedagang yang telah dibongkar, baik pasar Mardika maupun Apung, menjadi tanggung jawab Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, Pieter Leuwol.

Menurut dia, pembersihan puing-puing lapak tersebut, harus bisa diselesaikan bulan Desember tahun ini. Dan seluruh pedagang harus dapat direlokasi sebelum masuk dalam jadwal revitalisasi.

Tempat terpisah, Kepala Disperindag Kota Ambon, Pieter Leuwol saat dihubungi, Sabtu (14/11) mengungkapkan, pihaknya akan tetap melakukan ketegasan bagi pedagang yang tak mau direlokasi
“Yang pertama itu kita bagi surat dulu. Besok (hari ini) kita bagi surat dulu untuk mereka (pedagang). Bahwa semua pedagang itu yang sudah lapaknya di bongkar, segera alih ke lapak sementra yang kita siapkan. Kalau tidak berarti tidak dapat kios di pasar baru,” ancam Pieter. (BKA-1)

Comment