by

Revitalisasi Pasar Mardika Tunggu Putusan Pempus

Ambon, BKA- Rencana revitalisasi pasar Mardika, Ambon yang hingga kini belum juga dilakukan, diakui masih menungggu putusan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat, lewat Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Ini disampaikan Plt Kepala Disperindag Kota Ambon, Robby Silooy kepada koran ini, Minggu (7/3).

Menurutnya, Pemerintah Kota Ambon lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), masih menyiapkan lokasi untuk seluruh pedagang dapat direlokasi sebelum rencana revitalisasi dilakukan.

Dimana ada tiga lokasi pasar yang akan menampung para pedagang Mardika, sembari menunggu revitalisasi Pasar Mardika selesai. Diantaranya pasar Apung Mardika, pasar Oleh-oleh Tantui dan Transit Passo.

Namun, pedagang yang kena dampak revitalisasi terbilang cukup banyak, sehingga dimungkinan tidak cukup untuk mengisi tiga lokasi pasar dimaksud. Dan hingga kemarin, untuk pasar Transit Passo dan Oleh-oleh, belum seluruhnya ditempati pedagang Mardika.

“Menyelesaikan masalah ini, Disperindag akan fungsikan pasar-pasar pada Kecamatan di Kota Ambon. Tetapi sebelumnya harus diperbaiki, sebab pasar di kecamatan itu ada yang telah rusak akibat gempa bumi 2019 silam,” tandas Silooy.
Dikatakan, pasar kecamatan yang rusak tersebut, diantaranya ada di Kanawa Air Kuning, Passo dan Wainitu.

“Tempat relokasi memang sudah disediakan. Tapi kalau masih kurang kita pakai pasar kecamatan. Termasuk wilayah yang memang para penjual itu yang tersebar tidak sesuai tempatnya,” sebutnya.

Terkait kapan para pedagang direlokasi, kata Silooy, semua tergantung revitalisasi pasar Mardika berjalan. “Kalau relokasi, kami tunggu Pemerintah Pusat sudah mengeluarkan kebijakan. Kapan akan revitalisasi, langsung sebelum itu, kami akan relokasi pedagang,” ujarnya.

Ia kembali menambahkan, terkait kepastian revitalisasi pasar Mardika, pihaknya masih menunggu. Dan belum mengetahui kepastian kapan rencana tersebut dilakukan. “Kami tunggu-tunggu saja. Dan itu pasti revitalisasi akan berjalan tahun ini. Namun kami belum tahu kapan,” tandasnya. (IAN)

Comment