by

Ribuan Warga Belum Miliki e-KTP

Ambon, BKA- Sebanyak 25.000 warga Kota Ambon hingga kini belum memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Hal ini disebutkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon, Marcella Haurissa, di ruang kerjanya, Jumat (27/11).

Menurut dia, Pemerintah Kota lewat intansinya, akan terus berupaya melakukan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat, agar segera memiliki KTP elektronik. Yakni lewat program jemput bola, dengan mendatangi seluruh desa, negeri atau kelurahan di Kota Ambon.
Sejak beberapa hari Lalu, sambung dia, program jemput bola para Disdukcapil telah dilakukan oleh pihaknya, lebih awal di Kecamatan Teluk Ambon.

“Saat ini kita mulai dari kecamatan Teluk Ambon, tepatnya Desa Laha, sejak beberapa hari terakhir,” sebut Marcella, kepada wartawan.

Dia juga mengaku, sesuai data yang dihimpun pihaknya, sangat banyak warga yang belum mengantongi KTP, yaitu di dalam pusat Kota Ambon. Maka untuk menjawab hal tersebut agar tidak kewalahan, pihaknya akan fokus menjalankan program jemput bola dari daerah yang dianggap lebih jauh. Misalnya, Kecamatan Teluk Ambon, Baguala, Leitimur Selatan, Nusaniwe, dan Sirimau.

Setelah dari Kecamatan Teluk Ambon, pihaknya akan bertolak ke kecamatan Baguala. Setelah itu Kecamatan Leitimur Selatan dan lainnya. Agar seluruh warga kota Ambon dapat memiliki e-KTP.

Dijelaskan, Marcella akan menjalankan program jemput bola hingga seluruh warga akan memiliki e-KTP. Sebab, memiliki KTP sangat penting sebagai warga negara Indonesia. “Kegiatan jemput bola ini terus kita lakukan sampai semuanya tuntas,” cetusnya.

Dirinya menghimbau, kepada seluruh warga yang berkediaman di Kota Ambon agar segera datangi kantor Camat atau langsung ke Disdukcapil untuk membuat KTP.
“Mereka yang belum melakukan perekaman KTP di kecamatan akibat sempat ditutup selama pandemik kemarin, kini telah di buka kembali. Olehnya itu segera datang untuk perekaman,” pungkasnya. (BKA-1)

Comment