by

Ribuan Warga Padati Vaksinasi Massal Kejati dan BIN di Buru

beritakotaambon.com – Sebanyak seribu lebih masyarakat, pelajar dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Buru mengikuti vaksinasi massal yang digelar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku bekerjasama dengan Badan Intelejen Nasional (BIN) Daerah Maluku, di Kantor Kejari Buru, Senin (18/10).

Berdasarkan pantauan BeritaKota Ambon warga padati Kantor Kejari Buru sehingga harus berdesak-desakan karena peminat cukup besar dan ingin cepat dilayani, sehingga mereka sempat lalai menerapkan protokol kesehatan, dalam menjaga jarak.

Dalam kondisi tersebut membuat penyelenggara berulangkali harus menghimbau warga agar mengantri dan tidak berdesakan, sehingga tidak melanggar protokol kesehatan.

Selain itu, anggota Polres Pulau Buru dan Satpol PP Kabupaten Buru dikerahkan dalam mengatur masyarakat supaya tetap tertib dan selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: 9 Guru Ikut Pendidikan Guru Penggerak

Kegiatan ini dipantau langsung oleh Kajati Maluku, Dr. Undang Mugopal dan Kabinda Maluku, Brigjen TNI Jimmy Aritonang yang didampingi Kajari Buru, Muhtadi, Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi, Sekda Kabupaten Buru, M. Ilias Hamid, Kapolres Pulau Buru, dan AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja.

Dalam penyuntikan vaksin ini 1000 warga ditargetkan menerima vaksin tahap satu maupun tahap dua, dan bagi warga yang menjalani vaksinasi langsung mendapatkan bantuan berupa sembako.

Selain vaksinasi, Kajati juga meresmikan Gedung Investigasi Kejari Buru dan nama Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto, di Kota Namlea, dan simbolisasi peresmian dilakukan dengan penandatangan prasasti oleh Undang Mugopal.

Mantan Wakil Kajati Maluku ini menyampaikan hari ini Kejaksaan Tinggi Maluku kembali mengadakan bakti sosial yaitu vaksinasi dan pembagian sembako, dan yang ke lima kalinya ini Kejati berkolaborasi dan bekerjasama dengan Kabinda Maluku.

“Karena kita tidak punya vaksin, tapi punya yang lain, sementara pak Kabinda punya vaksin akhirnya kita berkolaborasi dan bekerjasama dan vaksin sudah kita sediakan oleh pak Kabinda 1000 dosis, tadi dari laporan awal yang terdaftar sudah divaksin sekitar 600 orang, tapi persediaan berapa pun masyarakat di Kabupaten Buru, kami jajaran pemerintah, baik itu kejaksaan tinggi, Kabinda, pak Bupati beserta jajaran kami siap untuk melayani masyarakat yang akan vaksin dimana pun tempatnya kami siap,” ucap Undang.

Orang nomor satu di Kejati ini menjelaskan kalau secara keseluruhan kegiatan kejaksaan yang sudah dilaksanakan bakti sosial dan vaksinasi ini hampir melebihi 2500 masyarakat yang sudah divaksin diberbagai tempat.

Baca juga: Kajati Maluku Kunjungi Proyek Bendungan Waeapo, Ada Apa?

“Vaksin ini dalam rangka membantu Pemerintah Provinsi Maluku karena saat ini prestasinya masih dikisaran 35 persen, mudah-mudahan dengan kerjasama antara kami dengan Kabinda Maluku prestasinya semakin hari semakin naik, karena kita tahu menjelang akhir tahun dan kita akan melakukan kegiatan lagi ditempat lain dan kami juga mudah-mudahan membantu masyarakat Buru yang saat ini juga prestasi masih dibawah 40 persen, mudah-mudahan dalam waktu sesingkat-singkatnya melebihi dari 40 persen,” kata dia.

Sementara itu, Magopal mengatakan, pembangunan gedung investigasi sangat dibutuhkan bagi pelayanan masyarakat, dia berharap hadirnya gedung tersebut bisa mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat nantinya.

“Gedung dibutuhkan untuk diskusi, rapat. Kalau tidak ada gedung tersebut, bagaimana caranya untuk melayani masyarakat,” kata Mugopal.

Selain itu, Mugopal berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Buru karena telah membantu pembangunan gedung tersebut. Tak hanya itu, ia menjamin, pembangunan gedung tak menyalahi aturan apapun. “Kalau bantuan berupa uang, baru menyalahi aturan. Tapi ini bantuan berupa fisik,” pungkasnya. (MSR)

Baca juga: Pemprov Apresiasi Ekspor 15 Ton Damar ke Bangladesh
Baca juga: Kejati Diminta Tetapkan Lukas Tapilouw Tersangka

Comment