by

Roda Empat Banyak Langgar Protokol Covid-19

Ambon, BKA- Pelanggaran pembatasan jumlah penumpang 50 persen terhadap kendaraan roda empat, banyak ditemui dalam operasi Yustisi yang dilakukan Satgas Covid-19 Kota Ambon. Para pengemudi angkutan umum maupun pribadi ini, sengaja mengangkut penumpang melebihi kapasitas 50 persen.

Bahkan selama penerapan PSBB transisi tahap IX, moda transportasi masih kedapatan melanggar aturan yang ditetapkan Pemerintah Kota selama pandemi Covid-19.

“Kita lihat untuk kendaraan pribadi yang kapasitas angkutnya ada yang delapan orang dan enam orang. Harusnya dalam masa PSBB ini hanya angkut empat. Dan dua orang untuk jenis mobil Avanza, dan Agya justru angkut melebihi kapasitas. Sama juga dengan angkutan umum yang normalnya angkut 12 orang, masa PSBB ini kan harus enam orang, ini justru angkut melebihi kapasitas,” ujar Koordinator Fasilitas Umum Satgas Covid-19 Kota Ambon, Richard Luhukay, Selasa (17/11).

Menurut dia, sampai saat ini, aturan yang berlaku terhadap moda transportasi masih belum dicabut atau dirubah. Untuk itu, para supir roda empat harus taati aturan yang tetapkan Pemerintah Kota, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Ambon.

“Sampai saat ini masih dalam rata-rata kendaraan roda empat. Baik itu tranportasi umum, maupun transportasi pribadi. Roda empat yang dimana penumpangnya sesuai dengan perwali itu masih tetap,” sebut dia.

Dia mengaku, ketika pihaknya kedapatan roda empat masih membandel akan ditindak dengan tegas sesuai Peraturan Walikota nomor 25 tahun 2020 tentang Penegakkan Disiplin Masyarakat Terhadap Protokol Kesehatan.

Dia mengungkapkan, selama PSBB transisi tahap IX, pihaknya menemukan masyarakat yang menggunakan masker yang tidak sesuai protab, sudah mulai berkurang. Bahkan masyarakat Kota Ambon sudah mulai sadar dengan pentingnya protokol kesehatan, ketika beraktivitas di luar rumah.

“Evaluasi yang kami dapati dari beberapa hari ini untuk pelanggaran penggunaan masker sesungguhnya di lapangan khusus pada pengguna jalan raya. Baik roda empat maupun roda dua rata-rata menggunakan masker,” tutur dia.

Dia juga berharap, dengan tingkat kesadaran masyarakat, dapat membuahkan hasil yang sangat baik untuk Kota bertajuk manise ini. Sebab, Ambon masih berada dalam zona orange penyebaran Covid-19. (BKA-1)

Comment