by

Roda Enam Belum Bisa Digembok

Ambon, BKA- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon mengaku, pihaknya masih melakukan penertiban terhadap kendaraan roda empat yang menggunakan badan jalan untuk garasi inap malam. Sementara bagi kendaraan roda enam atau lebih, belum dapat ditertibkan dengan cara penggembokan.

“Kenapa yang digembok hanya roda empat, kenapa roda enam tidak digembok. Itu karena Dishub keterbatasan gembok angkutan roda enam,” ungkap Plt Kepala Dinas Perhubungan Ambon, Robby Sapullete kepada wartawan, Sabtu (27/2).

Kata Robby, gembok untuk menertibkan kendaraan yang menggunakan bada jalan untuk garasi, sebanyak 20 buah. Bahkan itu tidak bisa dipakai buat kendaraan roda enam. Melainkan hanya untuk kendaraan roda empat.

Bukan hanya itu, Robby juga mengaku, alasan kendaraan roda enam menggunakan badan jalan Jos Sudarso untuk garasi inap malam, lantaran ada siklus bongkar muat di PT Pelindo (Persero). Sehingga dapat dimaklumi.

“Ini kasusnya berbeda. Kendaraan roda enam di jalan Yos Sudarso itu merupakan aktivitas ikutan. Karena ada aktivitas bongkar muat dalam pelabuhan Yos sudarso, ” ujarnya.

Dijelaskan, kalau persoalan ini, sempat dibicarakan dengan pihak PT Pelindo (Persero), Dinas Perhubungan Kota, dan Anggota Legislatif di Kantor DPRD Kota Ambon belum lama ini.

“Yang pertama Pelindo mengatakan bahwa mobil yang parkir diruas jalan Yos sudarso diluar kewenangan Pelindo. Tetapi begini, kan kalau ada gula ada semut. Kenapa mereka parkir disitu, karena ada siklus bongkar muat,” terangnya.

Lanjut Robby, untuk mengatasi ini, pihaknya telah memasang rambu-rambu lalulintas. Yang mana, baik kendaraan roda enam, empat dan lain-lain, tidak dapat ijin menggunakan badan jalan Yos sudarso untuk garasi inap malam. (IAN)

Comment