by

Rumalowak Minta SP Siap Hadapi AN

Ambon, BKA- Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Sidik Rumalowak, meminta semua Satuan Pendidikan (SP) tingkat SD maupun SMP di kabupaten itu untuk bersiap menghadapi Asesmen Nasional (AN) pada 2021 mendatang.

Rencana pelaksanaan AN pada 2021 mendatang, kata Rumalowak, untuk menguji mutu dan kualitas penyelenggaraan pendidikan pada setiap SP.

Hal itu penting untuk dilakukan, karena bila penyelenggaraan pendidikan pada setiap SP bermutu dan berkualitas, sudah tentu akan berdampak positif pada semua siswa.

“AN yang nanti dilakukan tahun depan ini, untuk menguji mutu dari pada SP. Bukan siswanya yang diuji. Artinya, dengan meningkatnya mutu pendidikan setiap SP, secara otomatis siswa pun merasakan dampaknya,” terang Rumalowak, Rabu (4/10).

Untuk itu, yang perlu disiapkan, yakni, kesiapan sekolah dari segi peningkatan mutu, guna menunjang berjalannya AN di tahun 2020 nanti.

Menurutnya, sudah ada beberapa program yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten SBT, untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan disetiap SP. Yang otomatis mendukung kesiapan SP untuk menyambut pelaksanaan AN. Misalnya, program penguatan mutu dan kualitas pendidikan, yang dimulai dengan pemantapan kapasitas guru hingga kepala-kepala sekolah.

“Asesmen ini kan,tidak ada lain yang di nilai, hanya kesiapan kemandirian sekolah. Mulai dari saranan dan prasarana, peningkatan mutu dan manajemen kepala sekolah, yang termasuk didalamnya pengisian-pengisian data dapodik. Semua itu, sudah kita konsolidasi dari waktu ke waktu. Jadi kalau untuk SBT, kami tidak kaget lagi dengan asesmen sabagaimana yang digalakan secara nasional hari ini,” ungkapnya.

Mungkin, katanya, semua yang telah dilakukan itu perlu untuk dikuatkan lagi. Agar pada 2021 mendatang, setiap SP yang ada dapat lebih siap menyambut AN.

“Secara tidak langsung, program yang telah dijalankan sudah terimplementasi. Tinggal diintegrasikan saja. Sekarang, kami juga sudah kerja sama dengan kementerian pendidikan lewat LP2KS, menyangkut dengan penguatan-penguatan kapasitas kepsek. Sudah berlangsung selama 1 bulan lebih. Ini kita lakukan dalam rangka menjawab asesmen nanti,” tandas Rumalowak. (LAM)

Comment