by

Sangadji Dukung Pembangunan Jalan Trans Buru

Ambon, BKA- Dukungan percepatan pembangunan terhadap jalan Trans Buru dari Mako-Kayeli, Kayeli-Batabual sepanjang 77 kilometer terus mengalir. Dukungan terhadap pembangunan jalan hotmix ini, datang dari Pemerhati Pembangunan Maluku, Ris Sangadji.

Kepada koran ini, Rabu (17/2), Ris mengatakan, pembangunan jalan yang merupakan usulan Bupati Buru, Ramly Umasugi dan Bupati Buru Selatan (Bursel), Tagop Soedarsono Solissa, ini perlu diapresiasi dan mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak, termasuk elemen masyarakat.

“Sayang mendukung penuh dan mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Buru dan Bursel terhadap pembangunan jalan Trans Buru. Dimana dua pemerintah kabupaten ini sudah melakukan lobi-lobi melalui Deputi I Kepala Staf Kepresidenan, Bung Febry Calvin Tetelepta. Dan ini patur diapresiasi,” ungkap Ris.

Menurutnya, selama ini daerah-daerah seperti Kayeli, Mako dan Batabula serta desa-desa sekitar, kurang mendapat perhatian penuh dari Pemerintah Provinsi Maluku. Yang mana dari sisi fiskal sangat terbatas.

“Perlu ada introspeksi dari Pemerintah Pusat, sehingga lewat Deputi I Staf Kepresidenan telah memberikan ruang untuk itu,” ujar dia.
Dipaparkan, jika jalan Trans Buru berhasil dibangun dan diresmikan nantinya, maka akan membuka keterisolasi masyarakat setempat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

“Jadi selama ini masyarakat dataran Batuabual, Kayeli maupun Mako dan sekitar, berteriak kepada pemerintah terkait ruas jalan. Kita doakan semoga tahun ini langkah-langkah itu sudah bisa di tindaklanjuti lewat Kementerian PUPR,” pintanya.
Ia menilai, usulan serta upaya pembangunan jalan Trans Buru patut diapresiasi dan didukung semua elemen. Sehingga pekerjaan tersebut segera terealisasi, meskipun di masa pandemi Covid-19.

“Saya harap, jalan Trans Buru ini dikerjakan atau direalisasikan dalam jangka waktu yang tidak lama. Mudah-mudahan di tahun ini, agar segala upaya percepatan pembangunan infrastruktur itu sudah mulai bisa dilakukan. Sehingga masyarakat sekitar dapat menikmati infrastruktur jalan yang dibangun oleh pemerintah,” ujarnya.

Ditambahkan, selain dukungan terhadap pemerintah kabupaten Buru dan Bursel, pihak BPJN melalui Satker Wilayah 1 Kota Ambon dan Pulau Buru dapat memberikan atensi terhadap percepatan pembangunan infrastruktur tersebut.

“Ini tidak akan terlaksana jika tidak ada dukungan dari semua pihak. Kami minta agar dukungan yang serupa bisa datang dari berbagai elemen, termasuk yang paling utama ialah elemen masyarakat Buru dan Buru Selatan,” harap Ris. (UPE)

Comment