by

Satgas Covid-19 Incar THM

Ambon, BKA- Salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di kecamatan Sirimau, saat ini menjadi incaran Satgas Covid-19 Kota Ambon. Sebab, ada indikasi tempat karaoke itu diam-diam beroperasi selama penerapan PSBB Transisi.

Sementara Pemkot Ambon belum mengeluarkan izin operasi bagi setiap THM yang ada di kota Ambon. Karena ditakutkan akan timbul kluster baru.

Sementara beberapa waktu lalu, Satgas Covid-19 telah turun meninjau karaoke tersebut, namun belum mendapatkan bukti-bukti yang cukup. Dan dicurigai, pihak karaoke tersebut telah mengetahui lebih awal lewat pantauan CCTV yang dimiliki.

“Masyarakat lapor ke kami. Sampai tengah malam masih ada bunyi musik di karaoke itu,” beber Koordinator Fasilitas Bidang Kerja, Satgas Covid-19 Kota Ambon, Benny Sellano kepada wartawan, Sabtu (6/3).

Informasi ini, kata Benny, bukan baru pertama kali diberitahukan. Tetapi sudah berulang kali, namun belum dapat dijangkau apakah laporan tersebut benar atau tidak. Dan pihaknya, juga sudah menaruh curiga atas laporan tersebut.

“Saya sendiri dengan tim Satgas datang ke Karoeke itu. Saya ketuk-ketuk pintu karaoke berulang-ulang. Namun sayangnya mereka tidak buka. Sulit juga, mungkin mereka tahu, lewat CCTV,” sebut dia.

Menurut Benny, apabila benar terbukti karoeke tersebut melakukan aktivitas, dan sengaja mengabaikan aturan yang dikeluarkan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy. Maka pastinya akan diberikan sanksi tegas.

“Untuk memutus mata rantai Covid-19, bukan tanggung jawab kita sendiri. Tetapi, pelaku tempat usaha karaoke juga. Jika terbukti, pemerintah kota akan berikan sanksi sampai bisa pencabutan izin usaha,” cetusnya. .

Dituturkan, sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan sesuai Perwali di tengah pandemi Covid-19, tidak pandang bulu. Apakah yang bersangkutan merupakan warga sipil, anggota legislatif maupun pegawai pemerintah.

“Kami tidak akan pandag bulu. Kami akan berikan sanksi sesuai aturan yang sudah ditetapkan Pemerintah Kota kepada pelanggar. Untuk itu, jangan coba-coba,” tegasnya. (IAN)

Comment