by

Satgas Covid-19 Pantau Tempat Ibadah

Ambon, BKA- Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kali ini, tempat ibadah menjadi perhatian tim Satgas Covid-19 guna menerapkan protokol kesehatan.

Baik di masjid maupun gereja, tim pengendali terus mengawasi aktivitas masyarakat di tempat ibadah untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan. Tim yang tergabung dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot, TNI, Polri dan berbagai elemen masyarakat itu, juga menjalankan operasi Yustisi.

Koordinator Bidang Pelayanan Kegiatan Keagamaan, Satgas Covid-19 Kota Ambon, Fenly Masawoy mengatakan, pihaknya setiap Jumat dan Minggu selalu turun untuk melakukan pengawasan di masjid, terkait protokol kesehatan.

Seperti pada Jumat (4/12) pekan kemarin, pihaknya secara serentak memantau masyarakat yang hendak menjalankan ibadah sholat Jumat di berbagai masjid.
Menurut dia, pantauan yang dilakukan Satgas Covid-19 ini sangat didukung kepala camat, lurah, kepala desa maupun masyarakat. Sehingga pantauan berjalan lancar dan aman.

“Monitoring dan pengawasan protokol kesehatan pada ibadah sholat Jumat siang di masjid-masjid Kota Ambon secara serentak oleh tim beserta seluruh OPD lingkup Pemkot Ambon. Serta didukung para camat, lurah dan kades berjalan lancar,” ungkapnya, saat dihubungi wartawan, Minggu (6/12).

Fenly menyebutkan, pihaknya selama memantau tempat ibadah masjid, para jamaah mulai sadar dengan pentingnya protokol kesehatan.

“Sangat luar biasa, semua masjid yang kita turun telah laksanakan protokol kesehatan. Dimana, sebelum masuk masjid seluruh jamaah menggunakan masker,” tandasnya.

Ditambahkan, saat pihaknya melakukan pengawasan ditempat Ibadah, para jamaah yang tidak menggunakan masker, langsung diberikan. Dengan harapan, dengan cara yang dilakukan itu dapat menghantarkan Ambon keluar dari zona Orange, menuju ke zona kuning atau hijau.

“Ini wujud komitmen yang serius dari Pemkot dalam pencegahan dan penanganan Covid 19 di semua kluster. Termasuk kluster tempat ibadah, agar Kota Ambon bisa secepatnya masuk ke zona kuning,” pungkasnya. (BKA-1)

Comment