by

Satgas COVID-19 Tindak Belasan Pelanggar Prokes di Wilayah Bali

Denpasar, 16/12 (ANTARA) – Tim yustisi gabungan satgas COVID-19 menindak belasan pelanggaran protokol kesehatan di wilayah Denpasar dan Badung, Bali, dengan memberikan sanksi berupa teguran dan push up.

“Ada sembilan orang di wilayah Denpasar Barat, dan tiga orang di Kuta Selatan. Dengan sanksi teguran dan push up jadi tetap mendahulukan persuasif dan sifatnya mengingatkan,” kata Danramil Mayor Inf Ida Bagus Putu Swatama dalam keterangan pers yang diterima di Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan penegakan protokol kesehatan tidak hanya dilakukan terhadap perseorangan melainkan menyasar tempat makan dan juga objek wisata. Dari beberapa tempat wisata ditemukan ada fasilitas cuci tangan yang tidak berfungsi atau rusak. Namun, demikian sudah langsung diperbaiki pemiliknya.

Danramil menyayangkan masih ditemukan pelanggaran oleh sebagian kecil warga masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

“Untuk itu petugas yang terdiri dari TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja dalam tim yustisi gabungan satgas COVID-19, masih melakukan tindakan persuasif dengan menegur dan memberikan tindakan fisik ringan melakukan push up,” katanya.

Beberapa titik yang menjadi sasaran pengamanan seperti di seputaran jalan Gunung Batu Karu, jalan Gunung Rinjani Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, lokasi simpang tol Nusa Dua, pemilik warung makan, warung sembako, toko buah, kantor bank dan juga dealer sepeda motor.

Ia menegaskan kembali bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu kegiatan penegakan dan pendisiplinan penerapan protokol kesehatan sebagai implementasi dari Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Wali Kota Denpasar Nomor 48 Tahun 2020.

Adapun kegiatan yang dilakukan saat penegakan prokes tersebut berupa pemberian pemahaman tentang pergub dan perwali, untuk dapat mematuhi protokol kesehatan di saat melakukan berbagai aktivitas.

“Melalui para petugas di lapangan kembali mengingatkan untuk menggunakan masker yang benar dan sesuai standar, menjaga jarak dan kurangi berkerumun serta rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Jadi kita tetap mengingatkan masyarakat penerapan pola 3M, ingat pesan ibu terkait pencegahan COVID-19,” ucapnya.

Oleh : Ayu Khania Pranishita
Editor : Budi Santoso

Comment