by

Satgas MBD Siap Tindak Pelanggar Prokes

Ambon, BKA- Satuan Tugas (satgas ) Penegak Hukum (Gakum) Covid -19 Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), pada Senin pekan depan (8/2), akan melaksanakan Operasi Yustisi dan penindakan disiplin terhadap pelanggar protokol kesehatan (prokes).

Anggota Satgas Gakum Covid-19 Kabupaten MBD, Kompol Jani Parinussa mengatakan, operasi Yustisi yang merupakan program pemerintah untuk pendisiplinan prokes dalam memutus mata rantai Covid-19 di MBD, telah berlangsung sejak Desember 2020 lalu. Hanya saja, penegakkan tersebut masih bersifat preventif atau pencegahan.

“Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbub) nomor 28 tahun 2020, telah ditegaskan terkait sanksi-sanksi terhadap masyarakat yang tidak menaati protokol kesehatan. Dan selama kurang lebih dua bulan, kita telah menyampaikan persoalan tersebut melalui sosialisasi dan himbauan. Karena itu, kita akan melakukan tahapan berikutnya yakni penindakan,” tegas Parinussa, lewat rilisnya kepada koran ini, Kamis (04/02).

Dikatakan, penindakan pelanggar disiplin protokol kesehatan akan diprioritaskan kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah tanpa menggunakan masker. Juga bagi pelaku-pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan, seperti tidak menyediakan fasilitas cuci tangan dan tidak menerapkan jaga jarak di tempat usaha.

“Jika dalam operasi yustisi ditemukan pelanggaran yang sudah ditetapkan, maka masyarakat yang beraktivitas di luar rumah diwajibkan mengenakan rompi yang tertulis pelanggar disiplin protokol kesehatan di bagian punggung. Dan pelayanan sosial dalam hal ini membersihkan fasilitas umum, jika pelanggaran diulang kembali, maka wajib membayar denda sebesar 50 ribu hingga 100 ribu untuk masyarakat umum. Sementara untuk pelaku usaha diwajibkan membayar denda sebesar 100 sampai 200 ribu,” paparnya.

Lanjutnya, Satgas Gakum Covid-19 Kabupaten MBD, terdiri dari Kepala Satpol PP MBD, Waka Polres, Kasat Lantas, Kasat Bimas, Kabag OPS dan Kasat Intel, Panglima Penghubung AD, Panglima Penghubung AL, Panglima Penghubung AU, Kadis Pendapatan Daerah dan Kepala BPBD.

Waka Polres MBD ini juga mengatakan, adapun hasil dari sangsi yang diterima dari penindakan disiplin tersebut akan dimasukan ke kas daerah. Sebagai salah satu sumber pendapatan dan dapat dipantau penggunaannya oleh masyarakat.

Ia berharap, dengan adanya penindakan disiplin, masyarakat lebih mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus covid- 19. (BKA-4)

Comment