by

Satgas : Pelayanan Disnaker Diperpanjang Untuk Warga

Ambon, BKA-Koordinator Fasilitas Umum Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon, Richard Luhukay menegaskan, tambahan waktu pelayanan atau operasional pada Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Kota Ambon, semata-mata dilakukan untuk mememnuhi kebutuhan masyarakat.

“Itu untuk kebutuhan warga. Kan pelaku usaha atau waktu operasional angkutan kota (Angkot) juga diperpanjang dalam bulan suci Ramadan ini. Kan sama saja,” ungkap Luhukay saat dikonfirmasi koran ini, Jumat (23/4).
Pernyataan ini, lanjut dia, perlu disampaikan kepada publik mengingat belakangan ini Disnaker Kota Ambon memperpanjang waktu pelayanan hingga malam hari. Sebab, banyak masyarakat yang melakukan pengurusan kartu kuning untuk keperluan melamar kerja. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Menurut dia, tambahan waktu operasional pada beberapa kantor pelayanan publik, yang penting tidak terlepas dari penerapan protokol kesehatan saat melakukan pelayanan.

“Pastinya Disnaker akan selalu menerapkan protokol kesehatan ketika melakukan pelayanan. Satgas juga pasti pantau terus pelayanan yang dilakukan pada kantor Disnaker. Intinya semua ini untuk kebaikan warga yang sementara cari kerja,” tandasnya.
Dia mengaku, keputusan Disnaker dalam menambahkan waktu operasional hingga pukul 00.00 WIT itu, kemungkinan karena banyak warga yang butuh surat pencari kerja (Kartu Kuning). “Mungkin banyak pelamar makannya, Disnaker menambahkan waktu pelayanan, ” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Disnaker Kota Ambon, Stiven Patty mengaku, animo warga untuk membuat kartu kuning, membuat pihaknya harus menambahkan waktu pelayanan hingga lewat batas waktu yang ditentukan selama Ramadhan.
“Pelayanan untuk pencetakan kartu pencari kerja memang kita perpanjang, demi melayani warga yang ingin mengurus kartu pencari kerja. Lonjakan pengurusan kartu pencari kerja dimulai sejak Kamis 15 April lalu, seiring dengan dibukanya lowongan pekerjaan di RSUP Leimena, dan puncaknya terjadi pada Senin 19 April 2021 kemarin. Dalam kurun waktu itu, sudah 943 Kartu Pencari Kerja yang dicetak,” sebut Stiven baru-baru ini. (IAN)

Comment