by

Satops Patnal Maluku Sambangi Lapas Namlea

beritakotaambon.com – Tim Satuan Tugas Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku, sambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea, Sabtu (21/8).

Kunjungan itu dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Unit Pelaksana Teknis (UPT) tersebut.

“Deteksi dini harus selalu kita giatkan untuk memastikan Lapas dan Rutan terhindar dari gangguan Kamtib, termasuk di Namlea,” terang, Ketua Tim Satops Patnal Maluku, Lissa Ch. Kiessya, lewat rilisnya kepada media ini.

Lissa menuturkan, giat Satopspatnal itu menyasar seluruh aspek penyelenggaraan Pemasyrakatan di UPT. Mulai dari registrasi klasifikasi, perawatan, pembinaan juga administrasi keamanan tidak hanya penggeledahan blok dan kamar hunian.

“Kurang lebih 4 jam menyasar seluruh area Lapas meliputi layanan perkantoran maupun blok dan kamar hunian. Tim lantas mengamankan sejumlah barang terlarang serta menghimpun sejumlah data dan informasi untuk ditindaklanjuti,” sebutnya.

Baca juga: Berkas Pengedar Narkoba Dirampungkan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Maluku, Saiful Sahri yang ikut dalam giat tersebut menambahkan, Satops Patnal memiliki tanggung jawab untuk memastikan penyelenggaraan Pemasyarakatan di UPT berjalan optimal.

“Kita harus pastikan bahwa setiap layanan di Lapas Namlea berjalan optimal. Hal tersebut bisa dilakukan jika petugasnya taat aturan. SOP dilaksanakan dengan baik, hak dan kewajiban berjalan seimbang”, terang Saiful.

Sementara itu, Kadiv Administrasi, Agung Rektono Seto yang turut didampingi Kepala Bagian Umum Kanwil Maluku, La Margono, turut menyempatkan diri untuk berdiskusi dan memberikan pengutan bagi seluruh narapidana yang ada.

“Di sini tempat saudara dibina, maka jalani masa pembinaan dengam baik, ambil hikmahnya. Ikuti semua aturan, dan lebih mendekatkan diri dengan Yang Kuasa,” pesan Saiful.

Giat Satops Patnal diakhiri, dengan melakukan tes urine secara acak bagi narapidana dan petugas. Hasilnya, dari total 10 sampel yang diperiksa seluruhnya negatif narkoba. (UPE)

Comment