by

Satpol PP MBD Razia Pedagang

beritakotaambon.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) terus melakukan razia terhadap sejumlah pedagang yang tidur di lingkungan Pasar Rakyat Kalwedo, Kecamatan Moa.

Razia tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten MBD nomor 08 tahun 2014 tentang Pengelolaan Pasar. Pada BAB VII tentang Larangan, pasal 29 huruf (i) larangan menginap dan atau bertempat tinggal di dalam lingkungan pasar.

Kepala Satpol PP MBD, lewat Kabid Keamanan, Ketertiban dan Sumberdaya Aparatur (Trantib dan SDA), Frangky Nahakwain, di sela-sela razia mengatakan, prinsipnya sebagai pengamanan Perda, maka seluruh aktivitas yang dianggap larangan akan tetap ditindak tanpa terkecuali.

“Apapun yang terjadi, pihaknya akan tetap menegakan Perda sesuai dengan amanat yang tertuang didalamnya. Sejauh ini, belum pernah terjadi persoalan pencurian ataupun kehilangan di lingkup pasar. Tetapi kita juga perlu menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab,” ungkap Frangky, kepada media ini, Rabu (8/9).

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) MBD, M. J. Untajana, menjelaskan, adanya larangan oleh Satpol PP bagi para pedagang yang tidur di emperan Pasar Rakyat Kalwedo. Itu merupakan tindakan yang tepat, apalagi dengan kondisi global dunia saat ini menghadapi pandemi Covid-19.

Baca juga: Warga Benteng Munculkan Kearifan Lokal

Menurutnya, tindakan yang diambil Satpol PP berdasarkan koordinasi dengan pihaknya, untuk melaksanakan pengamanan terhadap Perda dimaksud.

“Terkait larangan untuk tidak diperbolehkan pedagang menginap di lingkungan pasar, sudah dikoordinasikan secara bersama. Lewat pertemuan yang dimediasi oleh pihaknya bersama para pedagang,” tandasnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum untuk menyiapkan lahan untuk memfasilitasi pedagang membuat rumah darurat di lingkungan dekat pasar sebagai tempat menginap.

Baca juga:
Pelataran Masjid Nurul Iman Kalwedo Jadi Lokasi Vaksinasi

“Permintaan ini untuk mengantisipasi persoalan jarak jangkauan rumah pedagang yang cukup jauh. Dan ini telah disetujui para pedagang. Hal ini juga untuk menghindari terjadi kesenjangan sosial atau hal-hal yang tidak diinginkan bersama di lingkungan Pasar Rakyat Tiakur,” tukasnya

Disinggung soal kenyamanan dan keamanan barang dagangan para pedagang, Untajana mengaku, 24 jam petugas Satpol PP berjaga di pintu-pintu Pasar Rakyat Kalwedo. Bahkan pintu pasar dikunci dan kuncinya dipegang petugas jaga Satpol PP saat bertugas. Guna memastikan aktivitas pasar benar-benar berhenti sesuai dengan waktu yang ditentukan. (GEM)

Comment