by

Satresnarkoba Polres SBB Amankan 3 Pelaku Narkoba

Ambon, BKA- Sat Resnarkoba Polres Seram Bagian Barat (SBB) berhasil mengamankan tiga warga terkait kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis ganja. Dari tiga orang ini, polisi resmi menetapkan mereka sebagai tersangka.

Tersangka yang diamankan masing-masing, Aris Nandar Wonlele alias Andre, warga Kampung kolam Karpan Rt 001/Rw 003 Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Eklopas Rumabatu alias Elo, warga Gang Lahani, Karpan, Kecamatan Sirimau,dan Dadarengan Alias Rein warga Gang Kolang Rt 002/03 Karpan Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Kasat Narkoba Polres SBB IPTU Usman Muh. Ode Bellu dalam rilis yang diterima koran ini mengatakan, penangkapan terhadap tiga tersangka awalnya, anggota melakukan penangkapan terhadap tersangka Aris Nandar Wonlele alias Andre, pada 15 Januari 2021 lalu, di Jalan Kilo 2 Desa Kairatu Kecamatan Kairatu, SBB.

Pria 34 tahun ini diamankan berdasarkan laporan warga , bahwa kerap terjadi transaksi peredaran Narkotika di jalan Kilo 2, dan jalur tersebut merupakan jalur sentral Trans Seram terutama jalur penyeberangan Fery Waipirit.

“Dari penangkapan tersangka, ditemukan barang bukti, 1 paket ganja yang dikemas dalam plastik bening berisikan tanaman kering, yang diperoleh melalui pembelian dari tersangka Eklopas Rumabatu alias Elo,” ungkap Kasat, Senin (18/1).

Perwira Polri dengan dua balok emas dipundak itu melanjutkan, setelah mendengarkan pengakuan tersangka Aris, anggota Satresnarkoba Polres SBB kemudian melakukan penyelidikan lanjut dengan menangkap tersangka Eklopas Rumabatu alias Elo, pada Minggu 17 Januari kemarin di kediamannya di Karpan Ambon.
Kemudian, dari pengakuan Eklopas Rumabatu, dia mendapatkan barang terlarang itu dari tersangka Reinaldo Dadarengan Alias Rein.

“Dari tangan tersangka Rein, polisi menemukan barang bukti sebanyak 8 paket ganja yang disimpan dalam dos rokok surya yang disimpan dalam saku celana kanan bagian belakang. Selanjutnya, dari hasil interogasi, polisi kemudian melakukan penggeledahan lanjutan di kamar tersangka, dengan jumlah barang bukti sebanyak 9 paket yang disimpan dalam kasur tempat tidur tersangka,” jelasnya.

Dari hasil penyidikan, total barang bukti yang diamankan sebanyak 18 paket ganja, uang hasil transaksi sebesar Rp. 800.000 dan 3 buah Handphone milik para tersangka.

“HP itu digunakan untuk berkomunikasi dalam melakukan transaksi narkotika jenis ganja tersebut. dan saat ini, pihak anggota masih melakukan penyelidikan lanjut,” pungkas Ode Bellu.(SAD)

Comment