by

Satu Bulan Warga Wiratan Hidup Tanpa Listrik

Warga Desa Wiratan, Kecamatan Dawelor-Dawera, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) kurang lebih satu bulan, hidup tanpa menikmati jaringan listrik akibat pemadaman. Mereka kesal dengan pelayanan PT. PLN Rayon Saumlaki yang diduga kehabisan stok bahan bakar, sehingga terjadi pemadaman selama satu bulan.

Kepala Desa (Kades) Wiratan, Fery Nelson Saily, saat menghubungi koran ini mengaku, telah berkoordinasi dengan pihak PLN Rayon Moa maupun Rayon Saumlaki. Namun hingga kini, belum ada respon dari pihak PLN setempat.

“Memang tidak ada minyak jadi mesin PLN di Wiratan tidak beroperasi. Namun sudah hampir satu bulan ini belum ada tanda-tanda proses pengadaan stok minyak. Menyebabkan masyarakat mengeluh dan bertanya kira-kira kapan lampu PLN ini kembali menyala lagi,” kesal Saily, Senin, (5/7).

Awalnya, lanjut Saily, pihaknya menganggap persoalan itu adalah hal biasa, karena memang terkendala stok minyak. Namun justru terkesan tidak ada tindak lanjut dari pihak PLN.
Dan hal tersebut bisa berdampak buruk kepadanya selaku kades.

“Bisa saja masyarakat berpikir Saya lagi melindungi PLN jadi tidak upayakan untuk PLN kembali operasi. Dengan situasi begini, sebenarnya kita juga maklumi. Tapi kalau kita maklumi terus juga kan repot. Karena tidak ada tanda-tanda tindak-lanjut dari pihak PLN,” bebernya.

Menurut dia, ditakutkan lampu tidak menyala berbulan-bulan kemudian menambah beban bagi masyarakat.

“Sebagai pimpinan desa, saya sangat berharap kepada PLN untuk secepatnya menindaklanjuti persoalan ini. Jangan biarkan kami berlarut dalam kegelapan setiap malam. Jujur kami sangat sesalkan tindakan PLN terhadap kami masyarakat Desa Wiratan. Karena sudah lama lampu tidak menyala karena minyak habis. Jadi kami mohon untuk segera hal ini selesaikan,” harap Saily. (LAM)

Comment