by

Satu Gedung Pasar Kembali Dibangun Pemda KKT

TANIMBAR-BKA, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Tanimbar, membangun lagi satu pasar tradisional.

Pasar yang dibangun di Desa Sifnana Omele, Kecamatan Tanimbar Selatan, yakni, Pasar Ngrimase yang menjadi bagian dari Pasar Tangguh Omele, yang merupakan bagian dari Pasar Tangguh Omele.

Peletakan batu pertama pembangunan pasar tersebut dilakukan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) KKT, Cornelis Batmomolin, didampingi Camat Tanimbar Selatan (Tansel), Vinsensius Fenanlampir, serta Kepala Pasar (Kapas) Tangguh Omele, Marvin Fenanlampir, yang disaksikan oleh perwakilan tua adat Desa Sifnana Omele, Jumat (6/8).

Pada kesempatan itu, Batmomolin mengatakan, pembangunan pasar tradisional merupakan sarana untuk mensejahterakan dan mendukung perekonomian masyarakat yang lebih mandiri. Sehingga menjadi salah satu prioritas Pemkab Kepulauan Tanimbar, sesuai visi kepemimpinan Bupati Petrus Fatlolon dan Wakil Bupati Agustinus Utuwali, untuk terwujudnya Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) yang cerdas, sehat, berwibawa, dan mandiri.

Anggaran yang digunakan untuk pembanguna pasar itu, yakni, anggaran tugas pembantuan dari Pemerintah Pusat yang bersumber dari APBN sekitar Rp 4 miliar, yang dikelola Disperindag KKT.

“Anggarannya bersumber dari APBN sebagai tugas pembantuan. Untuk luas bangunan pasar yang akan dibangun adalah 18×28 meter, dan anggarannya sudah disiapkan. Untuk itu, hari ini kita lakukan peletakan batu pertama agar pembangunan bisa berjalan,” ungkap Cornelis.

Dengan suksesnya proses peletakan batu pertama itu, Batmomolin mengapresiasi kinerja Kepala Pasar Tangguh Omele, Marvin Fenanlampir, dan jajarannya, karena berhasil mengamankan berbagai aset Pemda KKT yang berada di wilayahnya.

Dengan tugas pengamanan dan pengawasan pada wilayah pasar yang baik selama ini, kata Batmomolin, masyarakat merasa nyaman untuk beraktivitas di pasar tersebut setiap hari.

Bahkan, katanya, kondisi Pasar Omele yang bersih, nyaman, dan aman, menjadikan pasar tersebut sebagai pasar tangguh dan tertib protokol kesehatan.

“Saya berikan apresiasi juga kepada Kepala Pasar yang selama ini mengawasi dan menjaga berbagai aset Pemda di wilayahnya. Ini semua karena Kepala Pasar dan anggota Satpol PP, membangun koordinasi yang sangat luar biasa,” ujar Batmomolin.

Terkait beberapa gedung pasar yang telah dibangun, namun belum difungsikan, Batmomolin mengatakan, akan berupaya dengan tetap menyesuaikan kondisi keuangan dari Pemda setempat, agar beberapa bangunan yang masih kosong dan belum difungsikan, dapat difungsikan bagi kepentingan masyarakat.

Sedangkan untuk status tanah tempat didirikannya bangunan pasar tersebut, tambahnya, sepenuhnya merupakan milik Pemkab Kepulauan Tanimbar. Sehingga akan dimanfaatkan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk beberapa bangunan yang belum ditempati ini, kedepannya kita akan lihat dan bina secara perlahan, karena hal itu tidak semudah membalik telapak tangan. Kita harus melihat juga dari keuangan pemerintah daerah dan nantinya kita tetap menyesuaikan,” jelas Kadis.

Salah warga Desa Omele, Nait Farakaman Londar, mengatakan, masyarakat tetap mendukung berbagai program pembangunan yang dilakukan Pemkab Kepulauan Tanimbar.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat beralasan, karena untuk menuju masyarakat Tanimbar yang bermartabat, cerdas, dan berwibawa, harus mampu bersaing dengan daerah lain, melalui pembangunan yang dilakukan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai bagian dari masyarakat Tanimbar, saya meminta dan mengimbau semua komponen masyarakat, agar memberikan doa restu bagi pembangunan yang ada dan dilaksanakan oleh Pemda KKT, demi masa depan anak cucu kita kedepan,” pungkas Nait Londar.(BTA)

Comment