by

Satu Minggu Kantor Satpol PP SBT Dipalang

Ambon, BKA- Selama satu Minggu, pintu Kantor Satpol PP Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dipalang puluhan tenaga pekerja pada dinas tersebut. Penyegelan yang dilakukan sejak 12-18 April 2021 itu lantaran sudah tiga bulan gaji pekerja pada dinas itu belum dibayarkan.

“Sudah tiga bulan ini, terhitung mulai dari Bulan Januari, Februari, Maret 2021. Katong (kami) pung (punya) gaji belum diberikan. Pas mau kepala sahur, katong sudah berharap dapat gaji, padahal belum diberikan juga. Kasihan, katong juga butuh uang untuk keperluan rumah tangga di bulan Ramdhan ini,” kesal salah satu pekerja di Satpol PP yang enggan namanya dikorankan, dengan dialek Maluku kepada koran ini, Sabtu (17/03).

Saat ditanya soal aksi penyegelan kantor tersebut, pria tersebut mengaku, selaku bawahan selalu melaksanakan tugas-tugas yang diperintahkan pimpinan. Baik untuk pengawalan sampai pada penugasan lain yang diperintahkan.

“Tapi apa, pimpinan tidak menunaikan apa yang menjadi hak kami. Kami bekerja, kami juga butuh uang. Tolong, gaji-gaji kami harus diberikan,” ucap dia.
Dikatakan, pemalangan pintu masuk kantor itu sebagai pelampiasan amarah dan bentuk protes paling terhormat yang dilakukan. Agar pimpinan Satpol PP SBT sesegera dapat membayar gaji-gaji puluhan tenaga Satpol PP di bumi Ita Wotu Nusa itu. “Tolong pimpinan buka mata, buka hati, lihat kondisi kantor. Tolong gaji-gaji kami segera dilunasi. Jangan mempermainkan kami,” tegasnya.
Dirinya juga mengharapkan, Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas dan Wakil Bupati Idris Rumalutur, bisa melirik masalah yang terjadi Kantor Satpol PP. Baginya, kepala daerah harus mengambil sikap tegas atas persoalan yang terjadi.

“Jangan sampai pimpinan Satpol PP ini orang dekat bupati dan wakil hingga tidak bisa ditegur. Lalu dibiarkan kejahatan penggelapan gaji ratusan juta tenaga Satpol PP. Tolong pak bupati dan wakil harus tegas,” harapnya. (SOF)

Comment