by

Satu Rekan Faradiba Dibawa ke Jaksa

Ambon, BKA- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Maluku, Rabu (24/6) kemarin, menerima berkas perkara tersangka William Alfred Ferdinandus selaku rekan Faradibha Yusuf, wakil kepala pemasaran BNI Cabang Utama Ambon, yang ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan tipikor dan TPPU BNI Cabang Utama Ambon.

Dengan pelimpahan berkas perkara tersangka William Alfred Ferdinandus, maka sudah berjumlah 7 orang dari total 8 tersangka yang ditetapkan penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku yang kini sudah diserahkan ke Kejati Maluku bahkan enam tersangka itu sudah dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Ambon.

Kasi Penkum Kejati Maluku, Samy Sapulette, kepada Wartawan di ruang Kerjanya, Rabu (24/6), mengungkapkan, penuntut umum Kejati telah menerima berkas tersangka dan barang bukti (Tahap II), dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencegahan dan Pemberantasan Pencucian Uang pada PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Utama Ambon atas nama tersangka W. F. F Alias Will dari Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku,” Ungkap Samy kepada Koran ini melalui selulernya.

Menurut jubir Kejati Maluku ini,tersangka disangkakan dengan Pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Jo.Pasal 18 ayat (1) dan ayat (3) Undang-Undang No.31 Tahun 1999 Tentang tipikor sebagaimana dirubah dengan UU No.20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo.Pasal 64 ayat (1) KUHP, dan Pasal 3 atau Pasal 5 ayat (1) UU No.8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Jo.Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo.Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dalam perkara ini, tersangka diketahui melakukan korupsi sebesar Rp.19.800.000.000.- (sembilan belas milyar delapan ratus juta rupiah) yang merupakan bagian dari total kerugian sebesar Rp.58.950.000.000.- (lima puluh delapan milyar sembilan ratus lima puluh juta rupiah), berdasarkan hasil audit BPK RI Nomor : 02/LHP/XXI/02/2020, tanggal 11 Februari 2020.

“Tersangka W.F.F melakukan perbuatan tersebut bersama-sama dengan Farahdiba Yusuf, Kristiantus Rumalewang, Andi Yahrizal Yahya, dan Soraya Pelu yang perkaranya saat ini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Ambon,” Sebut Sapulette.

Dirinya menambahkan, Setelah dilakukan penyerahan tahap II selanjutnya tersangka ditahan oleh Penuntut Umum dengan jenis penahanan Rutan pada Rutan Polda Maluku selama 20 hari ke depan.

“Jadi mulai hari ini, tersangka sudah ditahan selama 20 hari kedepan. Untuk selanjutnya tim JPU akan menyusun berkas dakwaan tersangka untuk dilimpah ke pengadilan demi kepentingan sidang,” tandas Sapulette. (SAD)

Comment