by

Satu Warga Passo Divonis 5 Tahun Penjara

Ambon, BKA- Majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon memvonis Imanuel S. Werluka alias Falen, dengan pidana penjara selama 5 tahun dalam persidangan yang digelar, Kamis (8/4).

Dalam amar putusan majelis hakim, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 112 ayat (1), Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti bersalah menurut undang-undang serta menjatuhi hukuman pidana penjara kepada terdakwa selama 5 tahun kurungan badan,” ujar ketua majelis hakim, Adhy Adha Cs. Sidang tersebut dihadiri jaksa penuntut umum S. Pentury dan kuasa hukum terdakwa Penny Tupan.

Selian kurungan badan, lanjut hakim, terdakwa juga dibebankan membayar denda sebesar Rp.1 miliar, subsider satu bulan kurungan.
“Yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkoba, sedangkan yang meringankan, terdakwa sudah mengakui perbutan serta berjanji tidak mengulangi lagi,” ungkap ketua majelis hakim.

Vonis majelis hakim ini jauh lebih ringan daripada tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut agar dipenjara selama 8 tahun.

Dalam fakta sidang terungkap, tindak pidana yang dilakukan pria 41 ini,terjadi pada 15 November 2020, tepatnya di parkiran Hotel Atlantic. Awalnya, terdakwa dihubungi saksi Jafar melalui selulernya, bahwa ada narkoba jenis sabu-sabu sebanyak dua paket tengah diletakan di bak sampah depan Transit Passo, Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.
Setelah mendengar informasi tersebut, terdakwa bergegas ke Transit Passo untuk mengambil paket sabu dimaksud.

Setelah pulang, terdakwa membawa satu paket ke rumahnya, sedangkan satu paket terdakwa bawa ke saksi Jafar yang berada di Hotel Atlantic. Saat sampai di parkiran sepeda motor Hotel, terdakwa kemudian diamankan tim Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, karena sebelumnya mereka sudah mendengar informasi dari saksi Jafar yang sudah diamankan.(SAD)

Comment