by

Satu WNA Positf Covid-19 di SBT, Noaf Minta Tim Covid-19 Perketat Penjagaan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Noaf Rumauw, meminta tim Satgas Covid-19 untuk memperketat penjagaan setiap pintu masuk menuju kabupaten tersebut.

Hal itu, kata Noaf, penting untuk ditindaklanjuti demi keamanan dan kesehatan masyarakat SBT.

Saat ini, ungkapnya, salah satu Warga Negara Asing (WNA) asal Cina yang tiba di Kota Bula, Kabupaten SBT, terkonfirmasi positif Covid-19.

WNA tersebut terkonfirmai positif Covid-19 setelah dilakukan Swab test Antigen RSUD Bula, 6 Juli lalu.

Saat ini, WNA asal Cina itu masih menjalani isolasi di RSUD Bula, usai dinyatakan positif Covid-19 hasil Swab Test Antigen.

“Sebagai Ketua DPRD SBT, saya mendesak tim Covid-19, sudah harus proaktif untuk melakukan penjagaan ketat di beberapa pintu masuk ke Kabupaten SBT, terutama di Bandara Kufar. Karena diketahui, satu WNA ini datang ke SBT melalui jalur udaram,” tegas Noaf, Jumat (9/7).

Untuk itu, selaku Ketua DPRD Kabupaten SBT, Noaf berharap, tim Satgas Covid-19 SBT meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan virus tersebut, dengan cara melakukan langkah-langkah pencegahan melalui perketatatn penjagaan pada pintu-pintu masuk kabupaten tersebut.

Jangan sampai, lanjutnya, sudah ada warga Kabupaten SBT yang terpapar Covid-19, baru dilakukan langkas-langkah penanganan.

“Sekali lagi, sebagai Ketua DPRD saya mendesak tim Satgas Covid-19 untuk segara melakukan penyekatan pada beberapa wilayah. Terutama bagi warga yang datang dari Ambon melalui jalur Masohi (Kabupaten Malteng) langsung ke Bula. Pintu masuk ke SBT itu harus diperketat penjagaannya. Serta pintu masuk transportasi udara di Bandara Kufar,” terang Noaf.

Selain itu, politisi PKS itu mengingatkan pihak PT Citik dan PT Carlez, agar turut mendukung upaya pencegahan penularan virus corona di Kabupaten SBT, dengan tidak mendatang tenaga kerja dari luar, dalam waktu dekat ini.

“Untuk PT Citik dan PT Karlez di perketat, karena mereka banyak tenaga kerja dari Cina. Tim Covid-19 bergerak cepat, jangan sampai ada kasus, baru bergerak,” tutup Noaf. (SOF).

Comment