by

SBT Butuh Tenaga Trampil, Kreatif dan Inovatif

Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Abdul Mukti Keliobas, mengatakan, kabupaten tersebut membutuhkan tenaga terampil, kreatif dan inovatif, untuk kemajuan daerah.

Hal itu disampaikan bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati SBT, Idris Rumalutur, saat menjadi inspektur upacara pada pembukaan Ujian Sekolah tingkat Madrasah Tsanawiyah Negeri Bula, Senin (22/3).

“SBT sangat membutuhkan tenaga terampil, kreatif dan inovatif. Kalianlah tumpuan harapan itu dan kelak bisa membawa SBT yang lebih baik,” tutur bupati.

Generasi muda, terang bupati, harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya melalui dunia pendidikan, untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di abad 21 yang begitu pesat. Terutama dalam menghadapi era revolusi industri 4.0, dimana tenaga manusia akan tergantikan dengan alat-alat digital.

Maka semua ini akan sangat terbantu oleh para guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik, mengajar, melatih, membimbing, mengarahkan dan menilai peserta didik melalui olah pikir, olah hati, olah rasa dan olah raga, demi terwujudnya Kabupaten Seram Bagian Timur yang lebih baik.

“Masa depan kalian akan sangat ditentukan oleh kalian sendiri, sejauh mana usaha kalian untuk meraihnya. Untuk itu, saya minta agar kalian para siswa dapat lebih fokus, lebih semangat, lebih tekun dan disiplin dalam belajar. Sebab tugas utama seusia kalian para siswa adalah belajar, sehingga tanamkan dalam benak kalian bahwa waktu adalah emas,” kata bupati.

Bupati mengharapkan, siswa di SBT akan menjadi pemimpin masa depan di daerah. “Saya berharap para siswa akan menjadi generasi penerus, pemimpin masa depan daerah dan bangsa yang hebat. Dengan memiliki keunggulan lima karakter, yaitu, religius, nasionalis, gotong royong, mandiri, dan integritas,” ucap bupati.

Selain itu lanjut Bupati, dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 minimal para siswa memiliki keterampilan pada abad 21 ini. Yaitu, keterampilan berfikir kritis dan kemampuan menyelesaikan masalah serta keterampilan berkreatifitas.

Menurut bupati, era digital membawa perubahan positif dan negatif bagi kehidupan. Sehingga para siswa diminta agar dapat memanfaatkan teknologi media informasi digital, untuk belajar hal-hal yang bermanfaat demi masa depan yang lebih baik.

Selain itu, dia mengingatkan para siswa untuk selalu menjaga karakter dalam pergaulan kehidupan sehari-hari. “Maka saya mengharapkan kalian, para siswa harus menyangi dan menghormati kedua orangtua dengan baik. Selain itu, juga rasa hormat dan sayang harus diberikan kepada bapak ibu guru, yang selama ini telah mendidik dan membina kalian agar menjadi orang yang pintar dan cerdas, serta berbudi pekerti luhur,” pungkas bupati. (SOF)

Comment