by

Scoring Turun, Pemkot Lanjutkan PSBB Transisi

Ambon, BKA- Pemerintah Kota Ambon kembali melanjutkan PSBB Transisi jilid X di Kota Ambon, lantaran scoring zonasi penyebaran Covi-19 menurun hingga 1.94. Terjadi penurunan scoring zonasi dinilai akibat angka kematian pasien Covid-19 melonjak hingga mencapai 39 jiwa.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, walaupun angka kesembuhan pasien Covid-19 naik mencapai 2.843. Tetapi, angka kematian juga ikut naik. Untuk itu, guna melanjutkan PSBB transisi tahap ke X ini, pihaknya akan berupaya memutus tingkat penularan wabah Covid-19 dari warga Kota Ambon.

“Tetap dilanjutkan (PSBB) saja. Karena memang begini, sampai dengan hari ini (kemarin) itukan kurang lebih masih terkonfirmasi 412. Walaupun tingkat penyembuhan itu sudah hampir 3.000 itu cukup signifikan, tetapi dari aspek yang meninggal itu juga masih bertambah. Nah itu yang juga mempengaruhi kita punya scor zona,” sebut Richard, kepada awak media di Balai Kota, Senin (23/11).

Politisi Golkar ini mengaku, kenaikan angka kesembuhan pasien Covid-19, itu semua dari upaya pihaknya dan masyarakat. Karena dengan cepat pihaknya, melakukan pendeteksi kepada warga yang merupakan kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut dia, jika masyarakat sampai saat ini masih sengaja mengabaikan protokol kesehatan, tidak dapat dibayangkan dengan tingkat penambahan angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Nah, saya tidak bisa bayangkan kalau itu sama sekali kita abaikan itu dipastikan akan bertambah,” tuturnya.

Diungkapkan, dalam penerapan PSBB transisi ke X ini, pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap kedisiplinan protokol kesehatan.
“Dalam waktu dekat ini, kita akan juga konsentrasi sosialisasi ke desa-desa kelurahan. Tim akan masuk lagi dalam Minggu ini. Kemudian pada hari Jumat dan hari Minggu, tim akan berada pada tempat-tempat ibadah untuk bagi lagi masker, mengingatkan mereka untuk itu,” ujarnya.

Ditambahkan, PSBB transisi kali ini tidak ada perubahan peraturan. Masih tetap dengan Peraturan Walikota nomor 25 tahun 2019 tentang penegakkan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat “Untuk perwali tidak ada kebijakn lain, tetap saja untuk itu,” ucapnya.

Richard berharap, dengan ancaman Ambon kembali masuk Zona Merah, masyarakat dapat sadar dengan pentingnya protokol kesehatan. Sehingga tingkat kesembuhan pasien Covid-19 naik dan scoring zonasi. (BKA-1)

Comment