by

SD Inpres Moning Hanya Dilayani Satu Guru

Ambon, BKA- Salah satu permasalahan pendidikan di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), yakni kekurangan tenaga pendidik atau guru.

Misalnya yang dialami SD Inpres Moning yang berada di Kecamatan Wetar Utara, yang hingga kini hanya dilayani oleh satu guru.

Salah satu warga Wetar, Adolf Samloy, mengungkapkan, krisis tenaga guru di Kecamatan Wetar Utara sudah berlangsung lama. Misalnya, di SD Inpres Moning yang hanya dilayani oleh kepala sekolah.

Tidak ada guru lain selain kepala sekolah. Dia harus melayani semua siswa di sekolah itu, tanpa didampingi guru bantu atau tenaga guru honorer.

“Kasihan sekali jika kita melihat secara langsung sarana dan prasarana pendidikan di Wetar umumnya, dan di Desa Moning pada khususnya,” tutur Adolf.

Seharusnya, katanya, pendidikan di Pulau Wetar mendapat perhatian serius dari pemerintah. Sebab secara geografis, daerah tersebut berbatasan dengan Timor Leste.

Namun kondisi tersebut seakan tidak terlalu dipedulikan. Wakil rakyat yang berasal dari daerah pemilihan Wetar juga kurang menyuarakan masalah itu.

“Jarang sekali wakil rakyat asal Wetar menyuarakan persoalan ini ke pemerintah kabupaten MBD,” tudingnya.

Mewakili masyarakat Wetar, Adolf berharap, Pemkab MBD melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga setempat, dapat menugaskan guru-guru bantu pada sekolah yang relatif mengalami krisis guru.

“Saya berharap, setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati MBD nanti, masalah krisis guru di Wetar dan mungkin juga di tempat-tempat lain di MBD, dapat diatasi perlahan-lahan,” tandasnya.(SAD).

Comment