by

SD Kartika Tidak Dapat Bantuan Kuota Internet

Ambon, BKA- Kepala SD Kartika Ambon, B. Tuheay, mengungkapkan, guru dan siswa di SD tersebut tidak seorang pun yang mendapat bantuan kuota internet dari Kemendikbud, sejak penyaluran bantuan tahap pertama pada September lalu. Padahal data-data siswa dan guru telah dikirimkan ke pusat lewat Dapodik sekolah.

“Terakhir penyaluran bantuan kuota internet kan Bulan November Desember, itu disalurkan sekaligus dua bulan terakhir ini untuk 75 hari masa penggunaan. Tapi sama saja, kami tidak dapat. Tidak ada satupun siswa maupun guru di SD Kartika yang dapat bantuan kuota internet,” ungkap Tuheay, Kamis (3/12)

Dia mengaku, memang awalnya, data siswa SD tersebut mengalami kendala pada nomor Hp. Namun itu sudah diselesaikan dengan menggunakan nomor Hp milik orangtua, karena rata-rata anak-anak didiknya tidak memiliki Hp android.

“Jadi, dengan nomor orangtua, operator sudah kasih masuk data, tapi juga sama saja. Mungkin nomor orangtua yang dimasukan juga tidak aktif. Jadi sampai sudah bulan keempat ini, tidak dapat bantuan. Dari sekolah sudah upayakan, tapi tidak dapat. Jadi begitulah. Kita jalani saja,” bebernya

Bersyukur, kata Tuheay, ada dana BOS yang bisa digunakan untuk membantu membeli pulsa bagi siswa dan guru, guna memperlancar proses pembelajaran jarak saat ini.

“Sebagian dana BOS dipakai untuk beli pulsa siswa dan guru. Tapi kebanyakan dikeluarkan untuk guru, karena tidak semua siswa belajar daring. Nomor Hp yang diberikan oleh orangtua itu kebanyakan tidak jelas. Jadi kami juga sulit. Tapi ini kondisi keluarga, jadi kita maklumi itu. Sebab hampir semua siswa, berasal keluarga tidak mampu. Jadi kami juga tidak bisa memaksa mereka sesuai yang kita harapkan. Pokoknya, apapun keterbatasan dalam PJJ ini, kita jalani saja. Yang penting anak-anak belajar,” harapnya. (LAM)

Comment