by

Sehari, Polsek Pasanea Launching KTN di Dua Negeri

Ambon, BKA- Untuk menyiapkan ketahanan kepada masyarakat terutama ditengah pandemik Covid-19, sesuai dengan program Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol. Drs Listyo Sigit Prabowo diseluruh wilayah, termasuk di Kecamatan Seram Utara Barat, Maluku Tengah, membuat Polsek Pasanea, melaunching Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Nusa Ina, diwilayah hukum Polsek tersebut.

Kapolsek Pasanea, Iptu Rido Masihin mengatakan, kegiatan launching KTN Nusa Ina dan pembentukan Kampung tangguh Nusantara merupakan program 100 hari Kapolri
“Kampung Tangguh Nusantara juga merupakan program Presiden RI yang dilaksanakan oleh TNI-Polri, ” kata Kapolsek, saat launcing KTN di Negeri Waliulu, Jumat (12/3) pagi.

Menurut Kapolsek, tujuan dari kampung tangguh Nusantara, untuk melihat potensi apa yang ada di Negeri Wailulu, dan ternyata banyak potensi yakni Budidaya Manggrove, Tempat Wisata Pulau Cempedak dan Kerang-kerangan

“Kegunaan dibentuk Kampung Tangguh yang mana apabila ada salah satu masyarakat yang terpapar Covid-19 sehingga pada saat Isolasi mandiri selama 14 hari, disitulah program Kampung Tangguh difungsikan dengan menyediakan bahan makanan dari Kampung Tangguh, ” jelas Rido.

Mantan Kapolsek Amahai ini mengaku, untuk Kampung Tangguh sendiri harus ada Puskesmas maupun Pustu.
“Saya berharap kontribusi dan partisipasi dari masyarakat Negeri Wailulu, untuk bersama-sama mensukseskan program dimaksud. Saya telah bangun komunikasi dengan salah satu perusahaan yang bersedia membeli dan mengelola sagu milik masyarakat Negeri Wailulu, ” ujarnya.

Sementara untuk di Negeri Paa, Kapolsek mengungkapkan, Tujuan dari kampung tangguh Nusantara, untuk melihat potensi apa yang ada di Negeri Pa’a dan ternyata ada pekerjaan Sagu

“Kegunaan dibentuk Kampung Tangguh yang mana apabila ada salah satu masyarakat yang terpapar Covid-19 sehingga pada saat Isolasi mandiri selama 14 hari, disitulah program Kampung Tangguh difungsikan dengan menyediakan bahan makanan dari Kampung Tangguh, “papar Kapolsek.

Ditambahkan, untuk Kampung Tangguh sendiri harus ada Puskesmas maupun pasar.
“Saya berharap kontribusi dan partisipasi dari masyarakat Negeri Pa’a untuk bersama-sama mensukseskan program dimaksud. Saya telah bangun komunikasi dengan salah satu perusahaan yang bersedia membali dan mengelola sagu milik masyarakat Negeri Paa

Kapolsek juga melakukan peninjauan lokasi produksi pembuatan sagu, yang mana pada Negeri Pa’a terdapat 4 kelompok produksi tanaman sagu, namun pada saat peninjauan hanya pada lokasi produksi sagu milik bapak Tounussa dan lokasi produksi sagu milik bapak Mahdi.

Sekertaris Negeri Wailulu, Ramli Makatitta mengapresiasi, kegiatan launching kampung tangguh nusa ina ini.
“Mari kita panjatkan puji Tuhan Yang Maha Esa karena kita dapat berkumpul untuk mengikuti kegiatan Lounching Kampung Tangguh Nusantara ( KTN ) Nusa Ina Polsek Pasanea. Kami mendukung dan terus mensuport pelaksanaan kampung tangguh ini, ” tandasnya.(SAD).

Comment