by

Sekda: ASN Korupsi Dipecat

Ambon, BKA- Pemerintah kabupaten (Pemkab) Buru sangat mendukung langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru, terkait upaya pemberantasan korupsi. Hal itu disampaikan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buru, M Ilias Hamid, baru-baru ini.

“Dalam rangka penegakan hukum kan sudah ada dan jalan. Jadi kita pemerintah daerah, masing-masing beracuan kepada tugas dan fungsi kita masing-masing,” kata Ilias.

Menurutnya, langkah Kejaksaan Negeri Buru dalam penyelamatan kerugian keuangan negara dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi, sudah terbukti dalam kasus yang telah inkrah sebesar Rp 2,216,000,000 sebagai uang pengganti.

“Ini satu langkah, untuk bagimana pemulihan setelah terjadi satu berbuatan hukum yang dilaksanankan oleh mereka yang sekarang sedang menjalani hukuman itu. Nah, ini suatu bukti bahwa lembaga peradilan sudah bisa bekerja, dan hukum itu sudah berlaju di daerah ini,” ujar dia.

Untuk itu, Sekda Buru tersebut meminta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN, agar fokus menjalankan tugasnya masing-masing dalam melayani masyarakat.

“Marilah kita bekerja kembali kepada koridor aturan yang berlaku. Jangan kita menyimpan dari pada aturan-aturan, sehingga berimbas kepada satu perbuatan yang kita sama-sama tidak menginginkan, yaitu, perbuatan melanggar hukum. Jadi prinsipnya mari kita berkerja sesusai dengan koridor dan aturan,” tegasnya.

Untuk itu, Ilias menegaskan, ASN yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan sudah mempunyai ketetapan hukum tetap, maka akan dipecat dari ASN.

“Iya, tentunya kalau ada putusan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, kita kembali kepada sanksi. Kalau misalnya sanksi di atas dua tahun, tetap ASN dipecat,” pungkasnya. (MSR)

Comment